Kota Malang
Sambut 2026, DPRD Kota Malang Ingatkan Pentingnya Kebijakan yang Matang

Memontum Kota Malang – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menilai tahun 2026 akan menjadi fase yang tidak mudah bagi pemerintah daerah. Karenanya, dirinya menekankan pentingnya perumusan kebijakan yang matang sejak awal untuk memitigasi berbagai kemungkinan dampak kebijakan dari pemerintah pusat.
Dalam catatan akhir tahun, perempuan yang akrab disapa Mia, itu mengajak seluruh pemangku kepentingan melakukan refleksi atas capaian sepanjang 2025 sebagai pijakan menyongsong 2026. “Di akhir tahun 2025 kemarin kita berharap bisa berkontemplasi, melihat apa saja yang sudah kita lakukan bersama Pemerintah Kota Malang di 2025. Tahun 2026 pasti akan menjadi tahun yang sulit,” ujar Mia, Jumat (02/01/2026) tadi.
Menurutnya, untuk di DPRD Kota Malang saat ini tengah disibukkan dengan penyusunan kebijakan strategis, agar ke depan Kota Malang tetap adaptif terhadap dinamika nasional. “Yang paling tidak, kebijakan yang kita buat bisa memitigasi kemungkinan adanya tambahan kebijakan dari pusat,” katanya.
Baca juga :
Ditambahkannya, bahwa keselarasan antara kebijakan tahunan dan RPJMD lima tahunan menjadi kunci agar hasil pembangunan dapat terukur secara konstruktif di akhir periode. “Kita harus selaras dengan RPJMD supaya di hasil akhirnya bisa terlihat apa yang sudah kita lakukan bersama,” tambahnya.
Lebih lanjut, menurutnya DPRD Kota Malang juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan Pemerintah Kota Malang guna memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Kita songsong 2026 dengan segala daya upaya bersama-sama. Kanal komunikasi selalu terbuka untuk membijaki hal-hal yang baik bagi Kota Malang,” imbuh Mia. (rsy/sit)











