Kota Malang

Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Disiapkan Jadi Ikon Wisata Baru Kota Malang

Diterbitkan

-

COBA: Wisatawan asing saat mencoba becak listrik di Kota Malang. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang menyiapkan becak listrik sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata sekaligus upaya memperkuat branding kota. Kehadiran becak listrik, dinilai mampu menghadirkan pengalaman wisata yang unik, ramah lingkungan dan khas Kota Malang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa becak masih menjadi moda transportasi favorit bagi wisatawan. Termasuk turis mancanegara, karena memungkinkan mereka menikmati suasana kota secara lebih dekat.

“Kota Malang adalah kota wisata dan kota pendidikan. Dengan becak listrik, wisatawan bisa menikmati suasana, udara dan melihat langsung objek-objek wisata yang ada,” ujar Wali Kota Wahyu, seusai penyerahan becak listrik di Balai Kota Malang, Selasa (20/01/2026) tadi.

Nantinya untuk mengoptimalkan becak listrik sebagai pariwisata, Pemkot Malang telah menjalin kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta biro perjalanan wisata. Termasuk juga akan diintegrasikan dalam paket wisata dan layanan city tour.

Advertisement

“Ini juga mendukung program unggulan daerah, termasuk 1.000 event pariwisata dan kalau semua pengemudi becak sudah menggunakan becak listrik, ini akan menjadi daya tarik tersendiri. Malang bisa dikenal sebagai kota wisata dengan becak listrik,” tambahnya.

Baca juga :

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, mengatakan bahwa sebagian operasional becak listrik akan difokuskan di kawasan heritage dan titik-titik wisata strategis. Penataan ini dilakukan agar layanan becak listrik lebih terarah dan mudah diakses wisatawan.

“Beberapa titik nanti akan kita koneksikan dengan PHRI dan pihak hotel. Kami juga akan membentuk paguyuban becak listrik agar mudah dihubungi sewaktu-waktu oleh hotel, Pokdarwis, maupun PHRI ketika dibutuhkan untuk mengantar wisatawan,” jelas Baihaqi.

Kemudian, ditambahkannya bahwa pemanfaatan becak listrik juga akan bersifat tematik, khususnya untuk meningkatkan kualitas layanan pariwisata. Saat ini, Pemkot Malang juga tengah menyiapkan regulasi terkait pengaturan operasional becak listrik agar terintegrasi dengan sektor pariwisata.

Advertisement

“Ke depan akan dibentuk paguyuban becak listrik, termasuk penentuan titik mangkal, sehingga ketika ada tamu kenegaraan, wisatawan mancanegara, maupun wisatawan lokal, becak listrik sudah siap melayani,” tuturnya.

Selain itu, Pemkot Malang juga membuka peluang pengembangan aplikasi pemesanan becak listrik berbasis paguyuban. Aplikasi tersebut diharapkan dapat mempermudah layanan, mempercepat respons, serta meningkatkan profesionalisme pengemudi becak dalam melayani wisatawan.

“Dengan unit yang ramah lingkungan dan konsep layanan yang tertata, becak listrik akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang,” imbuh Baihaqi. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas