Kota Malang
Libur Lebaran, Satpol PP Kota Malang Perketat Penjagaan di Alun-Alun Merdeka

Memontum Kota Malang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang memastikan penjagaan di kawasan Alun-Alun Merdeka tetap berjalan optimal selama libur Hari Raya Idul Fitri. Pengawasan bahkan akan diperkuat, dengan dukungan dari Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran.
Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Mustaqim Jaya, mengatakan bahwa personel akan tetap disiagakan setiap hari seperti biasa. “Penjagaan tetap kita lakukan. Kebetulan juga ada Pospam Lebaran di depan Mitra, sehingga bisa ikut membantu pengawasan,” ujar Taqim, Senin (23/03/2026) tadi.
Taqim menjelaskan, bahwa ada sebanyak sembilan personel Satpol PP yang diterjunkan setiap hari dengan sistem dua shift. Shift pertama bertugas mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB, sementara shift kedua dari pukul 15.00 hingga 23.00 WIB.
“Setiap hari ada sembilan personel dengan dua shift, sampai pukul 11 malam,” katanya.
Baca juga :
Meski begitu, saat puncak kunjungan Lebaran, jumlah personel berpotensi ditambah melalui bantuan dari Pospam guna mengantisipasi lonjakan pengunjung. “Nanti akan diperbantukan dari pospam, tapi untuk yang rutin tetap seperti itu,” tambahnya.
Selain pengamanan, Satpol PP juga menegaskan larangan bagi pedagang untuk berjualan di dalam area Alun-Alun Merdeka. Kebijakan ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang sempat memberikan kelonggaran.
“Untuk saat ini belum ada kebijakan dari dinas terkait. Jadi pedagang tetap tidak boleh masuk ke dalam alun-alun,” tegasnya.
Lebih lanjut, dikatakan bahwa pedagang atau pelaku UMKM masih diperbolehkan berjualan di kawasan Jalan Merdeka Selatan. Namun, sesuai dengan konsep penataan yang berlaku, yakni pada hari tertentu.
“Kalau mau berjualan bisa di Merdeka Selatan, itu pun konsepnya biasanya hanya hari Sabtu. Untuk Lebaran nanti, teknisnya menunggu dari dinas terkait,” imbuh Taqim. (rsy/sit)











