Kota Malang
PKL di Alun-Alun Merdeka Membludak, Satpol PP Kota Malang Rencanakan Imbauan Persuasif dan Operasi

Memontum Kota Malang – Meningkatnya jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Alun-Alun Merdeka Kota Malang selama libur Lebaran 2025, mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang bakal melakukan giat edukasi dan penertiban PKL.
Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Mustaqim, menyampaikan bahwa setidaknya terdapat sekitar 250 PKL yang tersebar di sisi barat Masjid Jami’, Jalan Merdeka Selatan hingga area tengah antara Jalan Merdeka Selatan dan Merdeka Barat. Sehingga, dipandang perlu adanya edukasi dan penertiban.
“Untuk dua hari ini, Sabtu dan Minggu kami berikan imbauan secara persuasif. Namun, apabila hingga Senin (07/04/2025) besok, para PKL belum mengosongkan area, maka akan dilakukan operasi yustisi. Termasuk, Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” kata Mustaqim, Minggu (06/04/2025) tadi.
Ditambahkannya, lonjakan jumlah PKL tersebut dipicu oleh meningkatnya kunjungan wisatawan ke pusat kota selama masa libur Lebaran. Sehingga, para pedagang memanfaatkan momen tersebut untuk menjajakan makanan, minuman hingga mainan anak-anak di area publik yang seharusnya steril dari aktivitas niaga.
Baca juga :
“Harapannya, pada hari Minggu ini sudah bersih. Karenanya, kami terus standby untuk memantau situasi di lapangan,” tambahnya.
Sebelumnya, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, juga telah menyoroti keberadaan PKL di kawasan Alun-Alun Kota Malang. Meski tidak ada izin resmi untuk berjualan di kawasan tersebut, pihaknya mengakui adanya dilema dalam penanganan PKL yang juga memenuhi kebutuhan pengunjung.
“Memang tidak ada izin berjualan di sana. Tetapi pengunjung juga mencari makan atau minum dan kebetulan ada PKL di sana. Jadi, kami akan melakukan imbauan dahulu,” kata Wali Kota Wahyu.
Dirinya juga menegaskan, bahwa tidak ada dispensasi resmi bagi para pedagang. Namun, pendekatan penindakan tetap harus memperhatikan aspek kemanusiaan.
“Saya sempat melakukan Sidak kemarin. Termasuk, melakukan himbauan kepada PKL,” ujarnya. (rsy/sit)












