Kota Malang
Ratusan Driver Ojol Malang Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi dan Diabetes Jadi Temuan Terbanyak

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi Ojek Online (Ojol) di markas Gojek Kota Malang, Jumat (12/06/2026) tadi. Kegiatan tersebut, merupakan hasil kolaborasi antara Gojek dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang yang berlangsung selama dua hari.
Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa program tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para pengemudi. Pada hari pertama, Kamis (11/06/2026) kemarin, jumlah peserta pemeriksaan kesehatan mencapai sekitar 400 orang, sedangkan pada hari kedua telah diikuti lebih dari 200 pengemudi dan diperkirakan masih akan terus bertambah.
“Hari ini saya cek ke markasnya Gojek untuk melihat driver yang mengikuti cek kesehatan gratis. Bekerja sama juga dengan Dinas Kesehatan Kota Malang selama dua hari, mulai kemarin dan hari ini,” ujar Wali Kota Wahyu.
Ditambahkannya, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan selama dua hari, ditemukan bahwa hipertensi dan diabetes menjadi dua penyakit yang paling banyak dialami para pengemudi Ojol. “Yang mendominasi adalah darah tinggi atau hipertensi. Yang kedua adalah diabetes,” katanya.
Baca juga :
Wali Kota Wahyu menjelaskan, tingginya kasus hipertensi, diduga dipengaruhi oleh pola kerja pengemudi yang kerap kurang beristirahat, kelelahan akibat banyak berada di jalan, serta pola makan yang kurang teratur. Sementara, tingginya kasus diabetes diduga berkaitan dengan kebiasaan mengonsumsi minuman manis saat menunggu orderan.
“Karena mungkin saat menunggu banyak minum kopi atau minuman manis, akhirnya diabetes. Itu dua yang mendominasi hasil cek kesehatan,” tuturnya.
Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut, pada hari kedua pemeriksaan kesehatan turut disediakan layanan Elektrokardiogram (EKG) untuk mendeteksi kondisi jantung para pengemudi. Hingga siang tadi, terdapat tujuh pengemudi yang direkomendasikan menjalani pemeriksaan jantung lebih lanjut berdasarkan hasil skrining kesehatan yang dilakukan dokter.
“Karena kemarin ditemukan hipertensi dan diabetes, hari ini kita mendatangkan EKG untuk melihat kondisi jantung mereka. Tadi ada tujuh orang yang disarankan menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.
Melalui kegiatan tersebut, para pengemudi diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini dan segera mendapatkan penanganan apabila ditemukan gangguan kesehatan. “Paling tidak mereka sudah mendapatkan hasil pemeriksaan untuk bisa menjaga kesehatannya agar lebih baik lagi,” imbuh Wali Kota Wahyu. (rsy/sit)










