Kabar Desa

Gebyar 10 Muharram, Baznas Pasuruan Santuni 100 Anak Yatim

Diterbitkan

-

FOTO: Momen foto bersama di sela pelaksanaan gebyar Muharram. (pemkab for memontum)

Memontum Pasuruan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Gebyar 10 Muharram 1447 Hijriah, yang berlangsung di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (25/06/2026) tadi. Gelaran yang bertemakan ‘Bahagia bersama Anak Yatim’ itu, dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan, Shobih Asrori, Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko dan anggota Forpimda hingga alim ulama.

Prosesi pelaksanaan sendiri, diawali dengan hiburan berupa mendongeng oleh Kak Hilmi Ramadhan, pendongeng yang juga sekaligus founder Kampung Dongeng Surabaya. Aksinya itu, membuat ratusan anak yatim hingga para undangan tertawa terbahak-bahak.

Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan, Abdullah Nasih Nasor, mengatakan dalam acara ini sebanyak 100 anak yatim dari perwakilan 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan sengaja dikumpulkan untuk menerima santunan hingga menikmati hiburan yang jarang mereka dapatkan. “Semua ini dilakukan semata-mata membuat mereka bahagia. Makanya kita namakan bahagia bersama anak yatim,” ujarnya.

Baca juga :

Advertisement

Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan yang akrab dipanggil Gus Nasih ini beranggapan, 10 Muharram lebih dari sekedar peringatan biasa. Melainkan, pengingat kembali betapa mulianya sebuah amalan seorang muslim dan muslimah yang selalu menyantuni, membahagiakan dan memuliakan anak yatim.

“Seperti yang Rosululloh SAW contohkan, maka dari itu sudah sepatutnya kita semua umat Muslim menjadikan 10 Muharram sebagai atau lebarannya anak yatim. Memberikan kepedulian pada anak yatim memang harus dibantu oleh umat Islam lainnya yang lebih mampu,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan, Shobih Asrori, menyampaikan terima kasih kepada Baznas dan seluruh elemen masyarakat yang menjadikan 10 Muharram sebagai momentum membahagiakan anak yatim. “Kami atas nama Pemkab Pasuruan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas dan seluruh OPD, camat dan semuanya, terima kasih kepada ibu pendamping mengantarkan hadir di acara syiar as syuro ini dan semua masyarakat yang peduli pada anak yatim,” ujarnya.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Gus Shobih ini berharap, agar pelaksanaan Gebyar 10 Muharram dengan santunan anak yatim tetap dilanjutkan di tahun-tahun mendatang. “Karena ini momen menjadikan kita sebagai makhluk sosial yang peduli pada sesama, jadi harus dilanjutkan hingga tahun-tahun selanjutnya,” harapnya. (kom/puj/gie)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas