Kabar Desa
Peringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR

Memontum Situbondo – Memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah, Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Situbondo bersama Pembina PC Fatayat NU Situbondo, menggelar kegiatan Istiqomah Sepuluh Muharrom (Ihrom) dengan membagikan bingkisan untuk pasien di Rumah Sakit Abdoer Rahem (RSAR) Situbondo, Jumat (26/06/2026) tadi. Kegiatan yang merupakan wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi di Bulan Muharram, itu untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Dalam momen itu, penyerahan bingkisan diserahkan langsung Pembina PC Fatayat NU, Hj Djuwairiyah Fawaid dan Hj Zeiniye. Pelaksanaan sendiri, dilakukan secara bergiliran dengan mendatangi ruang perawatan pasien di ruang Inap RSAR Situbondo.
Ketua Fatayat NU Situbondo, Silina Efendi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Khususnya, bagi mereka yang sedang menjalani rawat inap.
“Semenjak kepemimpinan Nyai Hj Djuwairiyah Fawaid sebagai Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Situbondo, kegiatan Istiqomah Sepuluh Muharrom hingga saat ini terus dilaksanakan. Selain berbagi bingkisan, kita juga mendoakan para pasien cepat sembuh dari penyakitnya,” kata Silina Efendi.
Ditambahkannya, bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Diharapkan, semangat berbagi pada 10 Muharram yang dilaksanakan Fatayat NU Situbondo, dapat terus menginspirasi berbagai pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan,” ujarnya.
Baca juga :
Sementara itu, Sekretaris PC Fatayat NU Situbondo, Nuril Hashinah, mengatakan kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan mendapat sambutan positif dari pasien, keluarga pasien, serta pihak rumah sakit. “Program Fatayat NU Ihrom ini terus konsisten menyelenggarakan bagi-bagi santunan untuk masyarakat, terutama bagi para pasien di rumah sakit. Program yang telah berjalan sejak kepemimpinan Ibu Nyai Hj Juwairiyah ini, kini bertransformasi dengan nama baru, yaitu ‘Fatayat NU Ihrom’,” ujar Nuril.
Dijelaskannya, bahwa program ini sebelumnya dikenal dengan nama Baksos (bakti sosial) Fatayat NU. Perubahan nama menjadi Ihrom sendiri merupakan singkatan dari Istiqomah Sepuluh Muharram.
“Tujuan utama dari program ini, menerapkan sikap saling peduli terhadap sesama, khususnya pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Dan mengajak masyarakat untuk bersedekah di momentum 10 Muharram,” terang Nuril.
Wakil Ketua 1 Fatayat NU yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, mengatakan bahwa momentum 10 Muharram untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian kepada sesama di kalangan anggota PC Fatayat NU Situbondo. “Program ini juga membawa pesan moral bagi masyarakat luas. Dengan menjenguk orang sakit, kita diingatkan untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan yang diberikan oleh Allah SWT. Karena kesehatan merupakan anugerah terbesar yang sering kali terlupakan oleh manusia,” jelas Wabup Situbondo.
Masih menurut Wakil Ketua, bahwa harta, jabatan dan uang, tidak akan berarti apa pun tanpa tubuh yang sehat. “Selain itu, program ini juga menjadi sarana untuk menyadari bahwa sakit adalah ujian dari Allah SWT. Kita diajarkan untuk menghadapinya dengan penuh syukur dan ikhlas serta menerima dengan lapang dada,” tambahnya. (her/gie)















