Kota Malang
Dukung Harlah 1 Abad NU, Dinkes Kota Malang Siagakan 345 Nakes dan 33 Ambulans

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyiagakan 345 Tenaga Kesehatan (Nakes) dan 33 unit ambulans, guna mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026).
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa kesiapan layanan kesehatan dilakukan melalui koordinasi lintas daerah di wilayah Malang Raya. Yakni dengan melibatkan Pemerintah Kota Batu dan Pemerintah Kabupaten Malang.
“Karena ini kegiatan besar berskala Malang Raya, kami berkoordinasi dengan Pemkot Batu dan Pemkab Malang. Total untuk Kota Malang kami siapkan 33 ambulans dan 345 tenaga kesehatan. Kabupaten Malang telah mendaftarkan 15 unit ambulans dengan 180 tenaga kesehatan, sedangkan Kota Batu mengonfirmasi 5 unit ambulans dan 60 tenaga kesehatan,” jelas Husnul, Kamis (05/02/2026) tadi.
Dikatakannya, bahwa nantinya seluruh Nakes tersebut akan ditempatkan di titik-titik strategis sesuai arahan PWNU Jawa Timur. Salah satu fokus utama adalah 27 titik tempat transit jemaah, yang masing-masing akan dijaga oleh satu tim kesehatan dan satu ambulans.
“Setiap tim kesehatan terdiri dari tiga orang, yaitu satu dokter, satu paramedis dan satu pengemudi ambulans,” katanya.
Baca juga :
Untuk di dalam Stadion Gajayana, Dinkes Kota Malang menyiapkan lima tim kesehatan yang didukung fasilitas mini ICU. Mini ICU tersebut akan ditempatkan di ruang ganti A dan B stadion, dengan dukungan tenaga medis dari RS Saiful Anwar (RSSA), RST Soepraoen, serta RS Bhayangkara Kota Batu.
Sementara itu, pelayanan kesehatan di luar stadion akan diperkuat oleh pos-pos kesehatan yang telah disiapkan sebelumnya. Dinkes juga mendapat dukungan dari Asosiasi Rumah Sakit NU (ARSNU) Jawa Timur yang menurunkan 22 tim kesehatan untuk membackup pelayanan medis selama kegiatan berlangsung.
“Kami akan mulai siaga sejak Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 8 Februari 2026 pukul 16.00 WIB,” tambahnya.
Selain pos statis, Dinkes Kota Malang juga menyiapkan petugas kesehatan mobile, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4). Sebanyak enam unit kendaraan roda dua disiagakan untuk menjangkau area-area yang tidak dapat dilalui ambulans.
“Untuk di dalam stadion juga akan ada tim mobile dari mini ICU, sehingga respons terhadap kondisi darurat bisa lebih cepat,” imbuh Husnul. (rsy/sit)










