Kota Malang
Hari Amal Bhakti Ke 77, Kemenag Kota Malang Tekankan untuk Tunjukkan Keberagaman Umat Beragama

Memontum Kota Malang – Peringati Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-77 Kementerian Agama (Kemenag), Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang, menggelar upacara di halaman sekolah, Selasa (03/01/2022) tadi. Hadir dalam kesempatan itu, staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, M Sailendra, yang mewakili Wali Kota Malang, kemudian Perwakilan Kemenag Kota Malang, Nurul Istiqomah dan jajaran kepala sekolah, serta para guru di bawah naungan Kemenag.
Perwakilan Kemenag, yakni Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag, Nurul Istiqomah, menyampaikan jika rangkaian terkait dengan kegiatan HAB tersebut dilakukan secara serentak bersama dengan pusat. Menurutnya, peringatan tersebut juga untuk menunjukkan keberagaman umat beragama.
“Mulai dari Kemenag pusat sampai pada Kemenag daerah, itu secara serentak melaksanakan secara bersama-sama. Di situ ada beberapa rangkaian terkait dengan kegiatan HAB ini. Diantaranya tentu menunjukkan keberagaman umat beragama,” tutur Nurul, saat ditemui di MAN 2 Malang.
Beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilakukan pada peringatan HAB, yakni mulai dari tasyakuran dengan khotmil quran, kemudian senam moderasi dan beberapa perlombaan yang menunjukkan kerukunan, hingga lomba media sosial.
Baca juga :
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
“Karena tidak semua di dalam Kemenag itu hanya umat Islam saja. Tapi ada lima agama yang masing-masing mempunyai karakter tersendiri. Kemudian, beberapa lomba ada yang merujuk pada Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” jelasnya.
Kemudian, dalam kegiatan tersebut juga dijadikan sebuah momentum untuk meningkatkan solidaritas organisasi. Dengan memperkuat, memperkokoh dan terorganisir dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Tentu kita harus melayani masyarakat dengan baik, dan lingkungan yang bersih. Jangan sampai saat kita menginfokan dan menerima info di masyarakat itu salah atau sifatnya tidak benar,” ucapnya.
Lebih lanjut, pada peringatan tersebut, Kemenag Kota Malang, juga telah meraih beberapa penghargaan prestasi, diantaranya mendapatkan pelayanan publik terbaik secara nasional, kemudian prestasi yang diraih oleh beberapa madrasah.
“Alhamdulillah kejuaraan-kejuaraan Kemenag Kota Malang semakin meningkat. Semoga ke depannya Kemenag Kota Malang semakin baik, dan kami tetap melanjutkan untuk melaksanakan zona integritas menuju WBK WBBM,” imbuh Nurul. (rsy/gie)
















