SEKITAR KITA
Junjung Sikap Toleransi, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Situbondo Berbagi Takjil Buka Puasa

Memontum Situbondo – Keluarga besar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Situbondo bersama siswa-siswi sekolah Katolik dan Kristen Situbondo, berbagi takjil untuk berbuka puasa di Jalan Raden Ajeng Kartini, Kabupaten Situbondo, Minggu (16/04/2023) tadi. Kegiatan saling berbagi di momentum Bulan Ramadan, ini sebagai wujud kebersamaan dan merawat kerukunan toleransi antar umat beragama yang sudah terjalin dengan baik di Kabupaten Situbondo.
“Tiap tahun kita rutin membagikan takjil untuk berbuka puasa,” jelas Ketua PSMTI Situbondo, Linda Indrawati.
Dalam pembagian takjil buka puasa ini, sambung Linda Indrawati, pihaknya sengaja mengajak siswa-siswi sekolah Katolik dan Kristen Situbondo dengan tujuan melatih sikap teloransi mereka. “Mereka para siswa dan siswi mulai dini kita tanami sikap toleransi,” jelas Linda Indrawati.
Baca juga :
- Relawan Kresna 384 Wagir Bagi Takjil Gratis di Jalan Raya Kebonagung
- Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang
- Aplikasi SIAPGRAK Bapenda Kota Malang Pastikan Pembayaran BPHTB Mulai Februari
- Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari
- Bupati Rio Lantik Ahmad Yulianto sebagai Pj Sekda Kabupaten Situbondo
Lebih lanjut Linda Indrawati mengatakan, takjil buka puasa yang dibagikan oleh siswa-siswi itu, berupa telor dan minuman botol serta makanan lainnya. “Berbagi takjil merupakan gerakan sosial PSTMI yang sengaja dilakukan pada Bulan Ramadan. Rasa kepedulian dan toleransi antar umat sangat penting ditanamkan dan harus diamalkan di kehidupan sehari-hari dalam beragama,” kata Linda.
Dijelaskannya, bahwa selama Bulan Ramadan, pihaknya sudah membagikan takjil buka puasa sebanyak lima kali dengan titik pembagian yang berbeda. “PSMTI sebagai paguyuban suku Tionghoa ingin ikut merayakan tradisi umat Muslim dengan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar yang tidak bisa berbuka puasa bersama dengan keluarganya,” ujar Linda.
Sementara itu, salah satu siswa yang ikut berbagi takjil buka puasa, Ailen (siswa Kelas VI SDK Fransiskus Xaverius), mengatakan bahwa dirinya senang bisa ikut membagikan takjil buka puasa untuk Umat Muslim. “Sejak dini pihak sekolah mengajari saya memiliki sikap toleransi sesama umat beragama. Sehingga, ketika saya dilibatkan untuk berbagi takjil buka puasaz tentunya merasa senang,” ujarnya. (her/gie)














