Pamekasan
Luapkan Kecewa, Paska Didaftarkan Jadi Bacaleg Pilih Mundur dari Pengurus DPC Demokrat Pamekasan

Memontum Pamekasan – Samhari keluar dari jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Pamekasan periode 2022-2027. Dirinya mengaku keluar dari pengurus DPC Demokrat Pamekasan, karena merasa kecewa pada sistem manajerial yang berjalan saat ini. Utamanya, di bawah kepemimpinan Ismail, sebagai ketua DPC dan Siran sebagai Sekretaris.
“Saya mengundurkan diri, karena kecewa pada sistem manajerial di bawah kepemimpinan Ismail dan sekretaris Siran,” katanya saat konferensi Pers di Kantor DPC Demokrat Jalan Patemon, Kelurahan Pamekasan, Selasa (16/05/2023) pagi.
Aktivis GMNI itu mengatakan, kekecewaanya memuncak ketika dirinya mendaftar Bacaleg, tetapi tidak pernah dilibatkan saat pengambilan nomor urut. Padahal saat ini, dirinya menjabat sebagai Ketua Badan Pembinaan dan Jaringan Konsituen (BPJK) DPC Demokrat Pamekasan.
“Terutama ketika pengambilan nomor urut, saya mendapatkan nomor urut sepatu atau sembilan. Seharusnya, nomor urut sesuai dengan lamanya pengabdian. Tetapi saya menduga, ada permainan karena tiap Dapil pengambilannya tidak sama,” tambahnya.
Baca juga:
- Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun
- Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan
- 1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa
- Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
Alumni Fakultas Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang ini juga menegaskan, dirinya tidak keluar dari Parpol Demokrat, hanya saja keluar dari pengurus DPC. Bahkan, Samhari akan menindaklanjuti persoalannya itu ke DPW dan DPP Demokrat.
“Saya sudah sembilan tahun masuk sebagai kader Demokrat Pamekasan. Di tahun 2019, sempat masuk jeruji sel selama dua bulan lantaran memukul seseorang yang merobek Bendera Demokrat,” ujarnya.
Diketahui, Samhari menggelar konferensi pers di Sekretariat Demokrat dan mengatakan keluar dari pengurus DPC Demokrat, ditandai dengan penyerahan seragam dan pemotongan bet nama beserta logo Demokrat. Hal itu dilakukan, sebagai bukti kecintaannya pada Demokrat.
Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Pamekasan, Ismail, menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa memberikan tanggapan. Alasannya, masih ada kegiatan dinas di luar kota. “Saya masih ada acara dinas di luar kota,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp. (azm/gie)
















