Kabupaten Malang

Minimnya Bantuan PAUD di Sumawe Dikeluhkan

Diterbitkan

-

Minimnya Bantuan PAUD di Sumawe Dikeluhkan

Memontum Malang – Minimnya pemerintah dalam memberikan bantuan untuk lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) belakangan ini masih dikeluhkan. Hal itu penting, untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas serta untuk pencapaian inovasi program pendidikan generasi emas tahun 2045 mendatang.

Didik Suyudi penilik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Sumawe mengatakan, kendati bantuan itu ada, namun tergolong minim dan jauh dari harapan.

“Karena dengan keberadaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini sebagai pondasi awal untuk menciptakan SDM yang berkualitas, ” terang Didik seusai acara kunjungan rombongan DPRD di SDN 3 Ringinsari, Rabu (23/1/2019) siang tadi.

Minimnya bantuan tersebut, terang Didik, meliputi beberapa hal, baik prasarana, bantuan operasional pendidikan masih jauh dari kebutuhan.

Advertisement

Juga dijelaskan, untuk jumlah PAUD wilayah Kecamatan Sumawe untuk usia 0-6 tahun,dibagi kelompok bermain dan TK.Untuk TK sebanyak 33 lembaga.Toh hampir secara keseluruhan menempati gedung sendiri,itupun dalam kondisi jauh dari harapan layak.

“Kalau untuk Kelompok Bermain(KB) hampir semuanya masih dompleng dirumah warga, ” ulas Didik.

Dalam kondisi seperti ini, pihaknya berharap, pemerintah mengondisikan.Itu demi tercapainya inovasi program pendidikan generasi emas 2045 mendatang.

“Layanan pendidikan, khususnya PAUD, sebagai pondasi awal itu harusnya ada perhatian dari pemerintah.Yang jelas,itu akan menciptakan SDM awal dari usia 0-6 tahun. Karena kalau pendidikam 0-6 itu bagus, itupun tanpa terlepas dari tunjangan sarana,prasarana lain terpenuhi, tujuan pencanangan inovasi program pendidikan generasi emas 2045 mendatang akan tercapai, ” pungkas Didik. (sur/oso)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas