Kota Malang

Perputaran Ekonomi Mujahadah Kubro Diprediksi Luar Biasa, 100 Ribu Jamaah Akan Padati Kota Malang

Diterbitkan

-

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (ist)

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memprediksi perputaran ekonomi dari gelaran Mujahadah Kubro di Kota Malang, akan berdampak besar dan luar biasa. Karena kegiatan keagamaan tersebut, diperkirakan akan dihadiri sekitar lebih 100 ribu jamaah dari berbagai daerah yang akan memadati Stadion Gajayana.

“Itu luar biasa. Saya belajar dari pelaksanaan serupa di Sidoarjo kemarin, dampaknya juga sangat terasa,” ujar Wahyu, Selasa (27/01/2026) tadi.

Menurut Wali Kota Wahyu, geliat ekonomi sudah mulai terasa bahkan sebelum acara digelar. Tingkat hunian hotel di Kota Malang, dilaporkan meningkat signifikan. Tak hanya itu, sejumlah fasilitas umum hingga tempat ibadah turut dimanfaatkan sebagai lokasi transit jamaah.

“Hotel-hotel sudah banyak yang dipesan. Bahkan ada gereja-gereja yang digunakan PCNU dari kabupaten dan kota untuk transit jamaah. Mereka istirahat, mandi dan sebagainya. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan toleransi ini,” katanya.

Advertisement

Tentunya, untuk menyambut gelaran tersebut, Pemkot Malang telah menyiapkan langkah antisipatif, agar pelaksanaannya berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tentu dilibatkan, tidak hanya pada OPD teknis saja.

Baca juga :

“Mulai dari penanganan sampah, lalu lintas, hingga pasca kegiatan nanti, semua OPD kami libatkan. Saya sudah minta seluruh OPD untuk gotong royong menyukseskan acara ini,” tegasnya.

Koordinasi intensif juga dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), PWNU, serta PCNU. Pemkot Malang juga turut menyiapkan skema pergerakan jamaah, termasuk penempatan maktab atau lokasi penginapan sementara yang memanfaatkan sekolah dan perguruan tinggi.

“Kami terus berkoordinasi dengan Forkopimda, pendidikan provinsi, dan universitas. Semua pergerakan jamaah kami pantau dan evaluasi secara berkala,” tambahnya.

Advertisement

Meski begitu, Wali Kota Wahyu juga tidak menampik bahwa kegiatan berskala besar ini berpotensi menimbulkan dampak sementara bagi aktivitas masyarakat. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kota Malang.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat. Selama dua hari pelaksanaan tentu ada dampak yang tidak bisa dihindari. Tapi kami akan meminimalisir semaksimal mungkin,” imbuh Wali Kota Wahyu.

Sebagai informasi, kegiatan Mujahadah Kubro tersebut merupakan perayaan 1 Abad NU yang akan diselenggarakan di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026). Dengan kemungkinan, akan dihadiri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. (rsy/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas