Kota Malang

Jelang Mujahadah Kubro, Pemkot Malang Siapkan Maktab hingga Rekayasa Kedatangan Jamaah

Diterbitkan

-

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang pastikan kesiapan Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), yang akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/01/2026) mendatang. Dipastikan, nantinya akan dihadiri 100 ribu lebih jamaah dari berbagai daerah.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dibahas secara matang melalui koordinasi bersama panitia dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU). Apalagi, dirinya juga sebagai Ketua Pelaksana Lokal dalam kegiatan tersebut.

“Sudah kita hitung, kita cek, kebetulan saya sebagai ketua pelaksana lokal untuk Harlah 1 Abad NU. Wakil nya itu Wali Kota Batu dan kita sudah berdiskusi rapat,” ujar Wali Kota Wahyu, Rabu (21/01/2026) tadi.

Untuk saat ini, menurutnya juga tengah dipersiapkan skema kedatangan Presiden RI, Prabowo Subianto. Termasuk, juga pengaturan maktab atau tempat transit bagi jemaah yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Advertisement

Baca juga :

“Dari PWNU sudah mengajukan rencana bahwa pembukaan Mujahadah Kubro ini akan dilakukan oleh Bapak Presiden. Ini masih kita lihat dan sesuaikan. Jam kedatangan dan kepulangan sudah kita atur supaya tidak saling berbenturan. Drop zone juga kita pisahkan, tidak disatukan, termasuk pengaturan maktab-maktabnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk mendukung kebutuhan tersebut, Pemkot Malang juga akan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada. Mulai dari sekolah-sekolah di sekitar lokasi kegiatan, fasilitas milik TNI, barak, hingga asrama perguruan tinggi.

“Kita manfaatkan semua fasilitas yang ada, termasuk dari perguruan tinggi,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan Mujahadah Kubro, menurutnya akan berdampak pada aktivitas masyarakat Kota Malang. Karena itu, Wali Kota Wahyu menyampaikan permohonan maaf kepada para warga Kota Malang.

Advertisement

“Saya pastikan tanggal 7 dan 8 Februari ini pasti akan berdampak pada kegiatan masyarakat di Kota Malang. Maka dari itu saya mohon maaf kepada masyarakat, karena kita akan kedatangan kurang lebih 100.000 jemaah,” ungkap Wali Kota Wahyu. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas