Blitar
PMK Merebak, Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar Sepi Pembeli

Memontum Blitar – Akibat merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PKM), pedagang di Pasar Hewan Dimoro, Kota Blitar, mengeluhkan sepinya pembeli. Selain sepi pembeli, stok hewan ternak juga turun. Kurangnya stok hewan ternak di Pasar Dimoro, setelah pemerintah daerah melarang sapi dari luar masuk Blitar.
Salah satu pedagang sapi di Pasar Dimoro Kota Blitar, Sukaji, mengatakan bahwa sekarang ini Pasar Hewan Dimoro, tengah sepi. Peternak jarang yang datang untuk membeli sapi. “Peternak saat ini kalau beli sapi di pasar takut, karena ada penyakit PMK. Jadi penjualan menurun. Bahkan stok juga turun karena ada larangan mendatangkan sapi dari luar daerah,” kata Sukaji, Senin (06/05/2022).
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Sukaji menambahkan, dengan kondisi tersebut, peternak banyak yang memilih untuk tidak berjualan. “Sekarang jarang yang jual. Bahkan kadang juga tidak dapat dagangan,” imbuhnya. Para pedagang sapi berharap, kondisi tersebut segera berakhir. Agar aktivitas jual beli hewan ternak utamanya sapi dan kambing bisa kembali seperti sedia kala. (jar/gie)
















