Kota Malang

Sambut Porprov, Stadion Gajayana Kota Malang Ditutup Sementara untuk Renovasi

Diterbitkan

-

RENOVASI: Kondisi dalam Stadion Gajayana Kota Malang, yang akan dilakukan perbaikan. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang secara resmi menutup sementara Stadion Gajayana Kota Malang, mulai Senin (13/01/2025) hingga Minggu (13/06/2025) mendatang. Penutupan itu dilakukan, untuk mendukung proses renovasi stadion sebagai persiapan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025, di mana Kota Malang menjadi tuan rumah.

Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan bahwa renovasi ini penting, karena Stadion Gajayana akan menjadi lokasi upacara pembukaan serta venue untuk cabang olah raga atletik dan sepak bola. “Renovasi yang dilakukan meliputi beberapa item pekerjaan, seperti pembangunan lintasan lari 8 line, pengecatan, perbaikan ruang ganti dan toilet, perbaikan atap tribun, pemasangan scoring board baru, serta perbaikan lampu stadion,” kata Baihaqi, saat ditemui, Selasa (14/01/2025) tadi.

Nantinya, direncanakan lintasan lari baru akan menggunakan material latex dengan standar seperti di Gelora Bung Tomo. Proses pengerjaannya melibatkan pembongkaran lintasan lama hingga kedalaman 15 cm, pengecoran dan finishing dengan ketebalan minimal 8 cm.

Baca juga :

Advertisement

“Selain itu, atap tribun yang bocor akan diperbaiki, tribun akan dicat ulang dan ruang ganti serta toilet akan direnovasi untuk memberikan kenyamanan bagi atlet dan ofisial. Scoring board baru juga akan dipasang sesuai standar lapangan,” tambahnya.

Untuk pengerjaan lintasan lari, menurutnya sudah dimulai dengan kontrak yang terikat dengan pihak penyedia. Baihaqi berharap agar renovasi tersebut dapat selesai tepat waktu, sehingga stadion siap digunakan dalam ajang Porprov.

“Maka supaya efektif pengerjaannya, untuk stadion Gajayana dalam sementara ditutup selama 5 bulan ke depan sampai dengan awal Juni 2025,” ucapnya.

Lebih lanjut, selama renovasi berlangsung, para atlet lari yang biasa berlatih di Stadion Gajayana akan dialihkan ke fasilitas lain, di luar milik Pemkot Malang. “Kami sudah berkoordinasi dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Malang. Salah satu alternatifnya adalah lintasan lari di Universitas Negeri Malang (UM),” imbuh Baihaqi. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas