Jember
Sepekan Pasca Lebaran, Harga Ayam Potong Turun Drastis

Memontum Jember —Setelah sepekan dari hari Raya Idul Fitri, harga ayam potong di pasar Tanjung–yang merupakan pasar induk yang dimiliki Kabupaten Jember mengalami penurunan harga yang sangat drastis.
“Harga ayam sepekan setelah lebaran turun drastis, tidak seperti hari kemarin-kemarin. Penyebabnya, mungkin stok ayam lagi banyak dan tidak seperti tahun kemarin-kemarinnya,” kata salah satu pedagang ayam bernama Devi saat ditemui wartawan di kiosnya, Rabu (12/6/2019) siang.
Penurunan harga ayam potong, berbeda dengan harga ayam kampung yang mengalami kenaikan sangat pesat pasca lebaran.
“Sekarang ayam potong Rp 28 ribu, sebelumnya mencapai Rp 35 ribu. Sedangkan untuk ayam kampung kurang lebih berkisar Rp.70 ribu dan kemarinnya Rp 50 ribu,” jelas perempuan berjilbab tersebut.
Turunnya harga yang sangat drastis, menurut Devi kemungkinan dikarenakan stok ayam potong banyak, sedangkan untuk stok ayam kampung berkurang.
“Kalau ayam kampung mahal, mungkin stok berkurang, kan stoknya lebih. Kalau orang itu minatnya ayam kampung,” ucapnya.
Sedangkan, pasca lebaran minat pembeli ayam sangat berkurang, dan sangat berbeda pada saat menjelang lebaran atau di bulan puasa.
“Untuk pembeli sekarang turun, soalnya sekarang itu banyak anak sudah mulai masuk sekolah, bahkan juga orang-orang disibukkan dengan anaknya yang baru masuk sekolah,” tutur Devi.
Devi menambahkan, untuk harga lain-lainnya tetap stabil dari sebelum lebaran dan sesudah lebaran. “Kalau harga jeroan itu stabil, ceker, usus dan kepala. Seperti kepala itu harganya tetap Rp 12 ribu,” pungkasnya. (gik/yud/oso)










