Kota Malang
Tinjau Revitalisasi Alun-Alun Merdeka, Wali Kota Malang Pastikan Tak Ada Pohon Ditebang

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama dengan Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, meninjau progres revitalisasi Alun-Alun Merdeka, Kota Malang, Kamis (30/10/2025) tadi. Revitalisasi tersebut, dilaksanakan melalui dukungan dana dari program promosi salah satu bank.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa progres revitalisasi saat ini sudah berjalan melampaui jadwal yang telah ditetapkan. “Alhamdulillah, progres sampai hari ini melampaui target. Masih sekitar empat persen, tapi kalau dari schedule harusnya baru tiga sekian persen, jadi sudah melampaui. Semoga nanti dalam pelaksanaannya tetap sesuai dengan jadwal,” ujar Wali Kota Wahyu.
Dirinya juga menegaskan, bahwa tidak ada pohon besar yang ditebang dalam proses revitalisasi tersebut. Penyesuaian yang dilakukan, hanya pada desain dan gambar perencanaan.
“Tidak ada pemangkasan pohon-pohon besar. Yang ditekankan hanya penyesuaian gambar dan tadi sudah disepakati dalam tahapan perencanaan. Progres sejauh ini juga sesuai dengan schedule yang ditetapkan,” katanya.
Baca juga :
Kemudian, ditambahkannya bahwa revitalisasi Alun-Alun Merdeka juga akan menambah sejumlah fasilitas umum yang lebih representatif. “Penambahan fasilitas ada banyak, nanti dari bagian perencanaan yang bisa menjelaskan lebih detail,” tambahnya.
Sementara itu, Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, menjelaskan bahwa pekerjaan revitalisasi telah dimulai sejak 6 Oktober 2025. Ditargetkan rampung pada minggu ketiga Januari 2026. “Targetnya memang Januari, tapi belum bisa dipastikan tanggal pastinya. Kalau sesuai hitungan awal, minggu ketiga Januari sudah selesai. Pembukaannya nanti menunggu jadwal dari Bank Jatim dan Pak Wali Kota, kemungkinan akhir Januari atau awal Februari 2026,” tutur Raymond.
Dalam peninjauan tersebut, pihaknya melihat langsung progres pembangunan yang tengah berjalan, meliputi pembenahan area air mancur dan area playground anak. Dua titik playground di area alun-alun telah dibersihkan dan diratakan untuk kemudian dibangun ulang sesuai desain baru.
“Setelah perataan, akan dilanjutkan pembangunan lantai playground yang sesuai dengan perencanaan. Untuk pohon-pohon di sekitar area bermain, tidak ada yang ditebang. Hanya dirapikan atau direntes agar aman bagi anak-anak,” imbuh Raymond. (rsy/sit)











