Connect with us

Lamongan

Wabup Rouf Dampingi Penyerahan Santunan Kemensos RI untuk Korban KKB Asal Lamongan

Diterbitkan

||

Wabup Rouf Dampingi Penyerahan Santunan Kemensos RI untuk Korban KKB Asal Lamongan

Memontum Lamongan – Putra asli Babat Lamongan, Praka Marinir (Anm) Dwi Miftachul Achyar, dianggap sebagai abdi negara yang benar-benar seluruh hidupnya diserahkan dan diabdikan untuk negara Indonesia. Gugur saat menjalankan tugas sebagai abdi negara pada April lalu atau di sekitar Kalikote Distrik Kenyam Kabupaten Nduga Papua, karena serangan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata), keluarga almarhum diberikan santunan sebagai bentuk perhatian.

Dalam pemberian santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI di kediaman almarhum, Wakil Bupati Lamongan, KH Abdul Rouf, mengungkapkan kebanggaannya atas pengabdian Praka Marinir (Anm) Dwi Miftachul Achyar. Menurut Wabup Rouf, gugurnya almarhum dalam menjalankan tugasnya ini termasuk dalam kategori syahid dunia akhirat.

“Kita patut berbangga, memiliki anak bangsa yang luar biasa. Para tentara, polisi yang gugur di medan perjuangan, ini adalah termasuk yang mati syahid dunia akhirat. Semoga apa yang menjadi perjuangan beliaunya, mendapatkan balasan yang setimpal di sisi Allah SWT. Mewakili Pemkab Lamongan, kami mengucapkan terima kasih atas support dan perhatian bapak-ibu. Semoga ini menjadi ladang ibadah dari kita semua. Untuk keluarga, agar bersabar karena bersabar juga termasuk ibadah,” kata Wabup Rouf, Minggu (17/07/2022) tadi.

Baca juga:

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana dan Non Alam Kemensos RI, Mira Riyanti Kurniasih, menambahkan bahwa sebagaimana yang disampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini terkait bantuan khusus ahli waris bagi korban penyerangan KKB di Papua untuk yang meninggal dunia, akan diserahkan uang bantuan ahli waris. Lalu, pemenuhan kebutuhan hidup keluarga, paket sembako, juga piagam penghargaan.

Untuk bantuan yang diberikan, terangnya, yakni yang Rp 15 juta untuk santunan ahli waris. Lalu, untuk pemenuhan kebutuhan hidup keluarga sebesar Rp 100 juta, juga paket sembako dan tentunya adalah piagam penghargaan.

“Sebagai wujud dan perhatian yang mendalam, maka pemerintah melalui Kemensos menyerahkan bantuan santunan kepada ahli waris Praka Marinir (Anm) Dwi Miftachul Achyar, yang nanti akan kami berikan dalam bentuk tabungan. Nilai ini, tentunya tidak menggantikan keberadaan almarhum. Kami juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Praka Marinir (Anm) Dwi Miftachul Achyar, atas dedikasi sebagai ahli negara,” ungkap Mira Riyanti Kurniasih.

Hadir pada kesempatan tersebut, Komandan Pasmar 2, Brigjen TNI (Mar) Suherlan, yang juga mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah atas dedikasi dan dharma bakti almarhum. “Saya mewakili Komandan Pasmar m, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang perhatian kepada kluarga almarhum. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan tempat terbaik dan kami yakin gugur sebagai syuhada,” ucapnya. (zen/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.