Kota Malang
1.201 CJH Kota Malang Berangkat Mulai 22 April

Memontum Kota Malang – Sebanyak 1.201 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Malang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2026 ini. Jumlah tersebut, meningkat signifikan karena adanya tambahan 280 jamaah mutasi dari daerah lain.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang, Subhan, menyebut kondisi tersebut membuat Kota Malang menjadi salah satu titik keberangkatan yang cukup diminati. “Tahun ini cukup besar jumlahnya, dengan tambahan 280 CJH mutasi dari daerah lain. Jadi Kota Malang bisa dibilang ‘idola’ untuk tempat keberangkatan jamaah haji,” ujar Subhan, Sabtu (14/02/2026) tadi.
Dari total 1.201 CJH, sebanyak 575 jamaah merupakan laki-laki dan 626 jamaah perempuan. Jamaah tertua, tercatat atas nama Poniti (96) dari Kecamatan Kedungkandang, sementara yang termuda berusia 14 tahun atas nama Teguh Wicaksono dari Kecamatan Sukun.
“Berdasarkan sebaran wilayah, Kecamatan Lowokwaru menjadi penyumbang terbanyak dengan 375 jamaah. Disusul Sukun 218 jamaah, Blimbing 213 jamaah, Kedungkandang 208 jemaah dan Klojen 173 jamaah,” jelasnya.
Baca juga :
Untuk keberangkatan, CJH Kota Malang terbagi dalam enam kloter, yakni Kloter 4, 10, 11, 12, 13 dan 14. Kloter 4 menjadi rombongan pertama yang dilepas pada 22 April 2026, dengan 13 jamaah bergabung bersama Kota Batu. Kemudian, untuk kloter 10 berisi 45 jamaah dan bergabung dengan Pasuruan, dijadwalkan berangkat pada 23 April 2025.
“Kloter 11 juga berangkat pada 23 April tanpa bergabung daerah lain. Kemudian Kloter 12 dan 13 diberangkatkan pada 24 April. Sementara Kloter 14 yang berangkat pada 24 April 2026 akan bergabung dengan Kabupaten Malang,” tambahnya.
Meski jumlah jamaah perempuan lebih banyak, Subhan memastikan kesiapan petugas haji sudah optimal. Dari Kota Malang terdapat 21 petugas yang akan dibagi merata di tiap kloter.
“Insyaallah tiap kloter ada tujuh pendamping atau petugas. PPIH kloter enam orang, PPIHK enam orang, PIH KBHU enam orang, dan dari PHD tiga orang. Mereka sudah melaksanakan diklat semi militer dan siap mendampingi jamaah,” imbuhnya. (rsy/sit)











