Lumajang
Pemotor Mulai Padati Jembatan Gladak Perak Lumajang, Kasatlantas Beri Himbauan

Memontum Lumajang – Pengendara sepeda motor mulai padati jalur Jembatan Gladak Perak, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Pemandangan itu, nampak terlihat pada Minggu (24/04/2022) siang.
Akses itu, memang menjadi pilihan warga sekitar atau lokal, baik tatkala dahulu saat ada jembatan permanen sebelum terkena awan panas guguran (APG) Semeru atau pun sekarang. Utamanya, mereka yang ingin bepergian dengan jarak relatif singkat dengan menggunakan motor dari arah Kecamatan Pronojiwo atau Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang ke arah Kabupaten Malang, seperti Kecamatan Ampelgading.
Seiring tingginya pemakai motor yang melalui jalur itu, Kasatlantas Polres Lumajang, AKP Bayu Halim Nugroho, pun memberikan himbauan. Bahwa, jembatan gantung Gladak Perak, memang sudah bisa menjadi salah satu akses bagi pengendara sepeda motor. Namun, pihaknya tidak menyarankan pemudik lebaran untuk melewati jalan tersebut.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Memang ada juga akses yang sudah bisa dipergunakan, yaitu jembatan gantung yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah. Tetapi, untuk skala besar, tidak disarankan untuk melintasi jalur itu,” tegasnya.
Seorang warga, Imron warga Tempeh-Lumajang, mengatakan alasannya memilih lewat jembatan gantung Gladak Perak, karena penasaran ingin melewati jembatan yang baru dibangun pasca APG Semeru itu. “Saya penasaran ingin tahu, setelah lama tidak lewat Gladakperak. Biasanya, saya lewat Ranupani Senduro. Deg-degan juga karena ini pengalaman pertama saya lewat jembatan gantung,” ujarnya. (adi/sit)
















