Bondowoso
Pemkab Bondowoso Siap Terima Kunjungan Tim Assesor Ijen Geopark

Memontum Bondowoso – Sebanyak dua orang tim assesor program internasional Ijen Geopark, direncanakan akan melakukan penilaian pada 8 hingga 13 Juni 2002 mendatang. Adalah wilayah Geopark Kabupaten Bondowoso maupun Kabupaten Banyuwangi, yang akan menjadi jujugan penilaian.
Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin melalui Kepala Disparbudpora, Mulyadi, mengatakan bahwa tim penilai akan menilai lima obyek yang masuk Ijen Geopark. “Lima obyek yang akan dinilai adalah Paltuding, Kawah Wurung, Black Lava Plalangan, Kluncing, dan Blawan. Kelimanya berada di wilayah Bondowoso,” kata Kadisparbudpora, Minggu (24/04/2022) tadi.
Tim penilai tersebut, lanjut mantan Direktur PDAM ini, usai mengikuti rapat Evaluasi Progres Ijen Geopark dan akan disuguhi culture site berupa tari topeng kona, singo ulung dan tari petik kopi.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Dijelaskannya, masih banyak kekurangan dalam Ijen Geopark. Terutama, mengenai infrastruktur, amenitas dan fisibilitasnya. Namun ke 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sudah siap membenahi.
“Insyaallah, akhir Mei 2022 kekurangannya akan diselesaikan. Kecuali yang membutuhkan dana besar, seperti pembangunan infrastruktur jalan. Dalam hal ini, Pemkab harus turun tangan,” ujarnya.
Karenanya, kesiapan sudah mencapai 90 persen. Karena, 14 OPD mendukung sepenuh rencana pelaksanaan itu. “Saya optimis kita akan berhasil. Apalagi setelah tim diundang ke Bandung, untuk melakukan pemantapan,” jelasnya. (zen/sit)
















