Kabar Desa
Bantu Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan untuk Masyarakat, Pemdes Junrejo Batu Beri Program RBTB dan RBTP

Memontum Kota Batu – Pemerintah Desa (Pemdes) Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, terus berupaya mengoptimalkan pelayanan publik kepada warganya. Salah satu inovasinya, yakni dengan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat tidak mampu, dengan mempermudah akses pendidikan dan kesehatan kepada warga.
Seperti, untuk bantuan tunai yang diberikan dalam hal pelayanan kesehatan diberikan dalam program Rima Bantuan Transport Berobat (RBTB). Program RBTB ini, diberikan kepada warga miskin yang tengah menjalani proses berobat berkelanjutan.
Salah satu warga Desa Junrejo penerima RBTB, Sufendi (37), mengatakan bahwa dirinya telah menderita masalah kesehatan Gagal Ginjal (GG). Untuk itu, dirinya harus menjalani cuci darah di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, yang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggalnya di Kota Batu.
“Cuci darah harus saya lakukan di RSSA Kota Malang, selama dua kali seminggu, yakni Senin dan Kamis. Dan biaya cuci darah ini, sudah dibantu BPJS,” ujar Sufendi saat mengambil RBTB di Kantor Desa Junrejo.
Namun, Sufendi mengaku terkendala biaya transportasi saat dirinya kini terpaksa tidak bisa melanjutkan bekerja sebagai kuli bangunan. Atas saran Ketua RT di tempat tinggalnya, Sufendi, pun mendatangi kantor desa. Saat itulah, dirinya mendapatkan informasi RBTB.
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
“Sudah 1,5 bulan ini saya menerima bantuan biaya transport berobat. Walaupun sebenarnya program RBTB ini sudah ada sejak lama,” jelas Sufendi yang sudah 11 tahun menderita gagal ginjal.
Kepala Desa Junrejo, Andi Faisal Hasan, menambahkan bahwa pihaknya sengaja membuat program RBTB ini untuk membantu warga miskin agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan maksimal. “Untuk penerima bernama Sufendi, ini kita berikan RBTB dua kali seminggu, sesuai dengan jadwal berobatnya. Setiap berobat kita sediakan uang transport Rp 100 ribu selama setahun,” jelas Andi, Jumat (02/09/2022) malam.
Setelah setahun, katanya, pemberian bantuan akan dievaluasi dan bisa diperpanjang. Demikian juga, dengan masyarakat penerima RBTB.
Selain RBTB, lanjut Andi, pihaknya juga memberikan bantuan tunai untuk transportasi pendidikan. Namun, untuk Rima Bantuan Transportasi Pendidikan (RBTP), diberikan dalam bentuk penyediaan jasa ojek gratis.
“Jadi dengan bantuan ini, kita sewakan jasa ojek untuk mengantar dan menjemput anak-anak Desa Junrejo, yang sekolahnya jauh. Jadi, orang tua siswa atau anak, ini tidak perlu lagi membayar jasa ojek,” terang Andi. (bir/sit)
















