Kota Malang
Pemkot Malang Maksimalkan Persiapan Event Porprov Jawa Timur IX Tahun 2025

Memontum Kota Malang – Berbagai persiapan terus dilakukan untuk menyambut Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX, yang akan berlangsung pada tahun 2025 di Kota Malang. Sebagai salah satu langkah awal, maskot resmi bernama Singa Malang (Sima) telah diluncurkan untuk memeriahkan acara tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Malang bersama Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang sangat antusias menyambut event besar ini. Dari total 58 cabang olah raga (Cabor) yang akan dipertandingkan, sebanyak 45 di antaranya akan digelar di Kota Malang.
“Kami berupaya mengoptimalkan persiapan dalam berbagai aspek, mulai dari mempersiapkan atlet Kota Malang, menyediakan sarana dan prasarana yang memadai hingga mempromosikan sport tourism. Sebagai tuan rumah, kesuksesan acara ini menjadi tanggung jawab utama kami dengan beberapa indikator yang harus dicapai,” kata Sekda Erik, Senin (09/12/2024) tadi.
Baca juga :
Dirinya juga menjelaskan, bahwa terdapat empat indikator utama untuk mengukur keberhasilan Porprov 2025 di Kota Malang, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi dan sukses ekonomi. Menurutnya, keberhasilan event tersebut dapat dilihat dari kelancaran acara dan kesan positif dari seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Kota Malang juga diharapkan dapat melahirkan talenta-talenta baru dari kalangan atlet daerah. Porprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pengembangan bakat olah raga yang dapat berkontribusi di tingkat nasional. Kehadiran kontingen dari berbagai daerah diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi Kota Malang, mulai dari ektor pariwisata, kuliner, penginapan dan usaha kecil menengah diharapkan tumbuh signifikan,” tambahnya.
Dalam mewujudkan target tersebut, Sekda Erik menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara seluruh elemen masyarakat. “Melalui penguatan kolaborasi, kami optimis Kota Malang dapat menjadi tuan rumah yang sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan masyarakat,” imbuh Erik. (rsy/sit)










