Kabar Desa

Ratusan Sapi di Pamekasan Terdeteksi Alami PMK, DKPP Siapkan 700 Vaksin

Diterbitkan

-

ANTISIPASI: Nampak petugas melakukan minimalisir Penyebaran PMK. (memontum.com/azm)

Memontum Pamekasan – Sebanyak sekitar 547 ekor sapi di Kabupaten Pamekasan, dilaporkan terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Data itu, disampaikan oleh Pj Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Indah Kurnia Sulistiorini, Senin (20/01/2025) tadi.

Dijelaskan, bahwa dari jumlah tersebut, sekitar 400 ekor sapi berhasil sembuh. Sementara 24 ekor sapi, dilaporkan mati. Kemudian untuk sisanya sekitar 123 ekor sapi, dipotong demi mencegah penyebaran PMK.

“Dengan perlakuan yang benar, maka daging sapi yang terkena PMK aman untuk dikonsumsi. Namun, masyarakat dan peternak harus lebih waspada, yaitu dengan melakukan penyemprotan kandang atau disinfeksi secara rutin agar virusnya mati dan tidak berkembang,” katanya.

Baca juga :

Advertisement

Dirinya juga menjelaskan, bahwa DKPP Pamekasan telah mengambil langkah-langkah pencegahan, termasuk melakukan disinfeksi di sejumlah tempat strategis seperti pasar hewan. Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli sapi baru yang belum divaksin. Hal itu, karena sapi-sapi tersebut berpotensi membawa penyakit.

Masih menurut Indah, bahwa DKPP secara terus menerus mengupayakan tambahan vaksin agar lebih banyak sapi yang bisa terlindungi dari penyebaran virus PMK ini. “Kami telah menerima sebanyak 700 dosis vaksin PMK. Meski jumlah ini dinilai masih jauh dari cukup, vaksinasi tetap diharapkan dapat membantu menekan penyebaran virus,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, masyarakat dan peternak sapi dapat bekerja sama untuk menjaga kesehatan ternak mereka, sekaligus memutus rantai penyebaran PMK di Pamekasan. (azm/gie)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas