Kota Malang

Pemkot Malang Perkuat Ekonomi Kreatif dengan Sediakan Coworking Space Gratis

Diterbitkan

-

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (ist)

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Salah satunya, dengan menyediakan coworking space gratis bagi masyarakat. Fasilitas tersebut, akan menjadi solusi bagi pekerja kreatif, pelaku startup hingga mahasiswa yang membutuhkan ruang kerja profesional tanpa harus terbebani biaya sewa.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa Kota Malang memiliki potensi besar dalam dunia digital dan kreatif. Sehingga, dirinya ingin mendukung masyarakat agar lebih produktif dan inovatif.

“Kami berharap fasilitas ini dapat memfasilitasi kolaborasi antara individu dan komunitas yang saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama. Keberadaan ruang tentunya sangat mendukung bagi para pekerja kreatif yang membutuhkan tempat yang tenang dan kondusif untuk brainstorming atau diskusi,” kata Wali Kota Wahyu, Jumat (28/02/2025) tadi.

Tidak hanya itu, Wali Kota Wahyu juga berharap dengan adanya fasilitas coworking space dapat mendukung inovasi, kolaborasi dan pengembangan ide-ide baru serta usaha di Kota Malang dapat tercipta. Dengan disediakan secara gratis, maka juga menandakan keseriusan Pemkot Malang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas dan kolaborasi.

Advertisement

“Inisiatif ini diharapkan memberikan inspirasi dalam memberikan dukungan konkret kepada masyarakat agar dapat berkembang di era digital. Dengan dukungan fasilitas ini, siapapun di Malang kini bisa lebih leluasa dalam mengembangkan ide-ide besarnya tanpa dibatasi oleh biaya sewa ruang kerja,” tambahnya.

Baca juga :

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menjelaskan bahwa fasilitas coworking space pertama kali diluncurkan pada tahun 2021 lalu. Tentunya, ini akan terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Di setiap lokasi telah tersedia berbagai sarana penunjang, mulai dari meja kursi, WiFi gratis, pendingin ruangan, hingga televisi. Dengan fasilitas ini, kami ingin memberikan dukungan penuh bagi pekerja kreatif dan pelaku startup,” ujar Baihaqi.

Advertisement

Sepanjang 2024, lebih dari 2.056 orang telah memanfaatkan coworking space ini. Salah satunya adalah Bingkai Karya, sebuah startup yang awalnya hanya memiliki dua personel. Berkat coworking space serta berbagai pelatihan dan sertifikasi yang difasilitasi Pemkot Malang, mereka kini telah berkembang pesat dan memiliki kantor sendiri.

“Permohonan untuk menggunakan coworking space ini semakin tinggi seiring dengan berkembangnya sektor ekonomi kreatif di Kota Malang. Selain itu, fasilitas ini juga dapat digunakan untuk berbagai acara lain, seperti Focus Group Discussion (FGD), meeting, atau event lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, salah satu perusahaan yang turut merasakan manfaat fasilitas tersebut, Dako Brand & Communication, yang bergerak bidang branding dan komunikasi dengan memiliki pasar hingga ke luar negeri. “Senang bisa bekerja di ruangan yang disediakan secara gratis oleh Pemkot Malang. Fasilitasnya lengkap, nyaman, dan lokasinya strategis. Biasanya ada 5-7 orang dari tim kami yang bekerja di sini setiap hari,” imbuh internship di Dako Brand & Communication, Cita.

Sebagai informasi, Coworking space ini telah tersedia di beberapa lokasi, seperti Coworking Gajayana, Coworking GOR Ken Arok, Coworking Bakalankrajan, dan Coworking Kebun Bibit. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas