Kabar Desa
Ribuan Calon Jamaah Haji Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Memontum Pasuruan – Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, secara resmi membuka kegiatan manasik haji terintegrasi di HM Roeslan Hall Purwosari, Rabu (11/02/2026) tadi. Pelaksanaan sendiri, diikuti ribuan calon jamaah haji (CJH) dari Kabupaten Pasuruan.
Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuqi, mengatakan bahwa jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang akan berangkat haji tahun ini ada sebanyak 1.613 orang. Dengan rincian, 806 jamaah perempuan dan 807 jamaah laki-laki.
Ditambahkannya, seluruh jamaah tersebut wajib mengikuti manasik haji massal pertama dan terakhir ini. “Semua calon jamaah haji Kabupaten Pasuruan yang akan berangkat tahun ini, itu wajib mengikuti manasik haji terintegrasi seperti sekarang. Ini pertama dan terakhir,” jelasnya.
Gus Anis-sapaan akrab Ahmad Marzuqi, ini menjelaskan tujuan digelarnya manasik. Salah satunya, agar para tamu Allah SWT ini dapat menjalankan ibadah secara mandiri, tertib dan sesuai syariat.
“Mengingat dinamika di lapangan yang seringkali memerlukan adaptasi cepat. Jadi setiap jamaah harus bisa mandiri dan semua yang dilakukan sesuai syariat dan tertib,” imbuhnya.
Setelah manasik haji terintegrasi, lanjutnya, para jamaah dapat mengikuti manasik haji tingkat kecamatan yang digelar di Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing. Kata Gus Anis, manasik bisa dilakukan dengan menggabungkan beberapa kecamatan jika jumlah jumlahnya sedikit.
Baca juga :
“Kalau manasik kecamatan dilakukan 4 kali, kalau jamaahnya kurang dari 45 orang, bisa gabung antara kecamatan satu dengan lainnya,” terangnya.
Sementara itu, Wabup Gus Shobih, mengucapkan selamat kepada ribuan warga Kabupaten Pasuruan yang akan menunaikan rukun Islam kelima pada tahun ini. Sebab orang yang berangkat haji adalah tamu yang dipilih oleh Allah SWT.
“Bapak ibu semuanya wajib bersyukur, karena berapa juta orang di Indonesia menginginkan berangkat haji walaupun bisa melaksanakan umroh tiap bulan,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Gus Shobih menekankan bahwasanya 90 persen haji adalah ibadah fisik. Oleh sebab itu, jamaah diminta menjaga kesehatan fisik dengan rajin berolahraga, menkonsumsi vitamin dan asupan yang bergizi.
“90 persen haji itu ibadah fisik, karena kita ketahui bersama bahwa lebih afdholnya ibadah adalah haji, karena semua jenis ibadah ada di haji. Ibadah fisik, ibadah harta dan semuanya. Maka dari itu, jaga kesehatan dengan sangat baik,” imbaunya.
Tidak hanya itu, Wabup Pasuruan yang setiap tahun hampir selalu berhaji dan umroh ini menekankan pentingnya pemahaman alur perjalanan haji, mulai dari persiapan pra embarkasi hingga teknis ibadah selama di embarkasi. “Periksa kelengkapan dokumen sebelum diberangkatkan menuju asrama transit, itu sangat penting. Jamaah harus memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, baik saat di asrama maupun selama aktivitas di dalam pesawat. Perjalanan udara yang panjang membutuhkan kesiapan mental dan fisik,” tambahnya. (kom/pas/gie)
















