Kabar Desa
Musda DPD LDII, Bupati Lumajang Sampaikan Pentingnya Penguatan SDM dan Ekonomi Berbasis Komunitas

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah semata. Namun, juga memerlukan peran aktif masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
Melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) serta pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas, dipandang sebagai kunci agar pembangunan berjalan lebih seimbang dan berkelanjutan. Hal itu disampaikan Bupati Lumajang, saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (11/02/2026) tadi.
Diuraikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, forum musyawarah organisasi memiliki peran strategis dalam merumuskan kontribusi nyata masyarakat terhadap pembangunan daerah. “Pembangunan tidak bisa dijalankan oleh pemerintah sendiri. Ketika masyarakat dan organisasi kemasyarakatan mengambil peran aktif, terutama dalam penguatan SDM dan ekonomi komunitas, maka pembangunan akan bergerak lebih seimbang,” katanya.
Bunda Indah menilai, organisasi kemasyarakatan, termasuk organisasi keagamaan, memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat. Posisi tersebut menjadikan organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan nilai, membangun kapasitas, serta mendorong partisipasi warga dalam berbagai sektor pembangunan.
Baca juga :
Dalam konteks itu, penguatan SDM dipandang sebagai fondasi utama. “Melalui pendidikan, pembinaan karakter dan peningkatan keterampilan, masyarakat diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi. Ketika kapasitas individu dan komunitas meningkat, maka kontribusi terhadap pembangunan daerah akan semakin nyata,” tegasnya.
Selain SDM, Bupati Lumajang juga menekankan pentingnya pengembangan ekonomi berbasis komunitas. Menurutnya, kegiatan ekonomi yang tumbuh dari masyarakat dan dikelola secara kolektif mampu memperkuat kemandirian serta menciptakan ketahanan ekonomi di tingkat lokal.
Musda X LDII Kabupaten Lumajang dinilai menjadi momentum untuk menyelaraskan peran organisasi dengan arah pembangunan daerah. Evaluasi program kerja dan penyusunan agenda 5 tahun ke depan, diharapkan menghasilkan langkah-langkah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan.
Bunda Indah berharap, organisasi kemasyarakatan terus mengembangkan program yang tidak hanya berorientasi pada penguatan internal, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat luas. Sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dinilai penting untuk menjaga harmoni sosial sekaligus mendorong kemajuan daerah.
“Ketika SDM diperkuat dan ekonomi komunitas tumbuh, pembangunan akan berjalan lebih seimbang dan berkelanjutan. Inilah semangat kolaborasi yang perlu terus kita jaga di Kabupaten Lumajang,” tambahnya. (kom/adi/gie)















