KREATIF MASYARAKAT
Ramadan Jadi Momen Berkah Usaha UMKM Cempaka Cookies Kota Malang

Memontum Kota Malang – Ramadan 1447 H bukan sekadar menjadi Bulan Ibadah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Malang. Seperti pengusaha rumahan Cempaka Cookies, Bulan Suci ini justru menjadi momen berkah tahunan yang mampu mendongkrak omzet hingga puluhan juta rupiah.
Usaha kue kering rumahan milik pasangan Djoko Winahyu dan Endang Susilowati (55) yang berlokasi di Perumahan Pondok Cempaka Indah View ini, sejak dirintis pada tahun 2008, usaha tersebut memang mengandalkan Ramadan sebagai puncak penjualan. Tahun ini, pun pesanan datang bertubi-tubi dan bahkan sebagian pelanggan sudah melakukan pemesanan jauh hari sebelum bulan puasa tiba.
“Setiap Ramadan pasti ramai. Banyak pelanggan yang minta dikerjakan lebih awal supaya tidak terlalu mepet Lebaran,” ujar Endang, Jumat (27/02/2026) tadi.
Menariknya, usaha tersebut sepenuhnya dikelola secara kekeluargaan. Endang dibantu dua putrinya serta dua saudara dekat, memenuhi lonjakan produksi. Model usaha berbasis keluarga ini, dinilai menjadi kunci ketahanan bisnisnya selama hampir dua dekade.
“Alhamdulillah, untuk pelanggan pun banyak yang berdatangan dari instansi pemerintahan, anggota DPRD, hingga rumah sakit yang butuh kue dalam jumlah besar untuk parsel maupun suguhan Idul Fitri,” tambahnya.
Baca juga :
Varian yang ditawarkan, lanjutnya, masih mempertahankan kue klasik Lebaran. Seperti kastengel, nastar, putri salju, lidah kucing, palm cheese, sagu keju, choco chip, hingga thumbprint choco nut. Seluruhnya, dibuat dari resep keluarga tanpa bahan pengawet.
“Kami menjaga cita rasa dan tekstur supaya tetap sama dari dulu. Tidak pakai pengawet, tapi tetap tahan lama karena prosesnya higienis,” ucapnya.
Untuk kemasan premium ukuran 500 ml, harga dipatok Rp 60 ribu, sementara varian lainnya dibanderol mulai Rp 40 ribu. Harga tersebut, dinilai masih kompetitif di tengah naiknya harga bahan baku.
Sementara itu, Djoko Winahyu menambahkan meskipun usaha kue kering bersifat musiman, Ramadan mampu menjadi penopang ekonomi keluarga. Omzet selama Bulan Puasa bisa menembus puluhan juta rupiah.
“Kalau di luar musim Lebaran, dapur Cempaka Cookies tetap beroperasi dengan menerima pesanan katering, nasi kotak, kue basah, hingga suvenir pernikahan dan perayaan Natal,” imbuh Djoko. (rsy/sit)










