KREATIF MASYARAKAT
Olahan Ikan Jeng Ayud Laris Saat Ramadan, Menu Praktis Jadi Buruan untuk Sahur dan Berbuka

Memontum Kota Malang – Permintaan makanan praktis untuk sahur dan berbuka puasa membawa berkah bagi pelaku UMKM olahan ikan, Jeng Ayud. Selama Ramadan, penjualan berbagai produk olahan ikan milik usaha tersebut tetap ramai, terutama karena banyak masyarakat mencari menu yang mudah diolah.
Owner Jeng Ayud, Anto, mengatakan usaha yang dirintis sejak 2018 itu menyediakan berbagai produk olahan ikan siap masak. Mulai dari bandeng presto, bandeng cabut duri, hingga aneka katsu dari ikan dori, kakap dan fillet belut.
“Selama Ramadan ini, alhamdulillah penjualannya bagus. Biasanya orang mencari menu yang praktis untuk berbuka atau sahur, tinggal goreng atau dipanaskan saja,” kata Anto, Minggu (08/03/2026) tadi.
Selain olahan ikan, Jeng Ayud juga menjual produk lain seperti teri nasi. Bahan baku ikan yang digunakan sebagian berasal dari budidaya sendiri, terutama ikan nila merah yang dibudidayakan di Bangil, Pasuruan.
Anto menjelaskan, untuk pemasaran selama Ramadan, pihaknya lebih banyak mengandalkan penjualan secara online serta toko yang berada di rumah produksi. “Kami sebenarnya lebih fokus penjualan online. Kebetulan tahun ini juga diundang Bank Jatim untuk ikut bazar Ramadan,” ujarnya.
Baca juga :
Meski penjualan cukup baik, Anto mengakui omzet Ramadan tahun ini masih belum melampaui tahun sebelumnya. Dirinya menduga kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat ikut memengaruhi jumlah transaksi.
“Kalau dibandingkan Ramadan tahun lalu, memang masih lebih tinggi tahun kemarin. Mungkin karena kondisi ekonomi sekarang juga berpengaruh,” jelasnya.
Tidak hanya melayani pembeli ritel, Jeng Ayud juga menyuplai berbagai jenis ikan ke sejumlah restoran dan hotel. Di Kota Malang saja, ada sekitar empat restoran yang rutin menerima pasokan ikan dari usaha tersebut. Pengiriman juga dilakukan hingga luar kota.
“Kalau frozen pernah kirim sampai Bandung. Selama ekspedisinya punya freezer box atau bisa lewat kereta, masih bisa kami kirim,” tambahnya.
Untuk menjaga kualitas, produk segar biasanya hanya bertahan sekitar 12 jam di suhu ruang. Namun jika disimpan dalam pendingin dapat bertahan hingga tiga hari, sementara produk beku bisa disimpan lebih lama di freezer. (rsy/sit)
















