Kota Batu
Anggaran Menyusut dan Belum Cair hingga Maret, KONI Kota Batu harus Utang ke Pengurus

Memontum Kota Batu – Terhitung mulai Januari hingga Maret 2023 ini, anggaran operasional KONI Kota Batu, masih belum cair. Sementara, untuk kebutuhan harian atau bulanan, KONI harus mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit. Sehingga, untuk menutupi kebutuhan itu, sementara harus hutang kepada pengurus terlebih dahulu.
Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, mengatakan bahwa untuk kebutuhan operasional KONI Kota Batu, setidaknya membutuhkan biaya sampai Rp 11 juta. “Setiap bulannya, itu harus bayar listrik, air hingga gaji. Kalau ditotal, setiap bulannya itu sampai sebesar Rp 11 juta,” terang Sentot, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (19/03/2023) tadi.
Dari kebutuhan operasional itu, tambahnya, sejak Januari hingga Maret 2023, masih belum dicairkan. Oleh karenanya, untuk sementara hutang dan uang akan dikembalikan ke pengurus setelah anggaran dicairkan.
Baca juga:
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
“Bayangkan, setiap bulan kami harus membayar listrik dan gaji karyawan serta keperluan lainnya, yang itu tidak mungkin hutang. Makanya, kami terpaksa pinjam ke pengurus yang mempunyai simpanan,” ujarnya.
Kendati demikian, tegasnya, dengan anggaran yang menyusut menjadi Rp 4 miliar dari pengajuan Rp 6,5 miliar, diharapkan semua atlet tetap semangat untuk berlatih menghadapi Porprov VIII Jatim. “Pastinya, saya berharap semangat atlet tidak kendor. Meskipun, anggaran sangat menyusut sampai Rp 4 miliar. Semoga, dalam PAK nanti mendapat tambahan anggaran dari proposal yang dibuat,” tegasnya. (put/sit)
















