Kabupaten Malang
Buka Junior Science Olympiade Jatim 2026, Ini Pesan yang Disampaikan Wabup Malang

Memontum Malang – Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, secara resmi membuka pelaksanaan Junior Science Olympiade (JSO) Provinsi Jawa Timur 2026, Sabtu (25/04/2026) tadi. Pelaksanaan olimpiade yang diikuti kurang lebih sebanyak 300 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, itu menjadi ajang kompetisi sekaligus sarana untuk mengasah kemampuan dan minat generasi muda di bidang ilmu pengetahuan.
Dalam keterangannya, Wabup Lathifah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagai wadah strategis dalam menjaring bibit-bibit unggul yang berpotensi di bidang sains. “Kegiatan seperti JSO ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat belajar, berpikir kritis, serta membangun karakter generasi muda yang unggul dan berdaya saing,” kata Wabup Lathifah.
Lebih lanjut Wabup Malang berharap, para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk terus mengembangkan potensi diri. “Melalui kegiatan ini, saya berharap akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas dan semangat inovasi yang tinggi demi kemajuan bangsa,” tambahnya.
Baca juga :
Kegiatan JSO Provinsi Jawa Timur 2026 ini, diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang sains dan teknologi di Jawa Timur. “Hari ini menjadi momentum yang membahagiakan bagi saya dapat hadir di sini dan melihat secara langsung antusias para peserta JSO Provinsi Jawa Timur 2026 yang diikuti kurang lebih oleh 300 peserta. Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara, khususnya SMP Sunan Kalijogo 2, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini dengan baik,” paparnya.
Wabup Malang juga menitipkan pesan kepada seluruh peserta olimpiade, bahwa mereka merupakan generasi masa depan bangsa. Oleh karena itu, ajang ini diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai kompetisi semata, melainkan juga sebagai ruang belajar untuk mengasah logika, ketekunan dan kejujuran.
“Kalian adalah generasi masa depan bangsa. Jadikan ajang ini sebagai ruang belajar untuk mengasah logika, ketekunan dan kejujuran. Bertandinglah dengan penuh integritas, nikmati prosesnya dan jangan takut salah, karena dari situlah lahir pemahaman,” ungkap Wabup Malang. (pro/gie)












