Connect with us

Lamongan

Bupati Yuhronur Serahkan 17.619 Sertifikat Program PTSL Masyarakat Modo Lamongan

Diterbitkan

||

Bupati Yuhronur Serahkan 17.619 Sertifikat Program PTSL Masyarakat Modo Lamongan

Memontum Lamongan – Menjadi kabupaten dengan peringkat pertama terbanyak deklarasi desa lengkap PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) di Jawa Timur tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya menyelesaikan urusan Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) masyarakat. Atas upaya trijuang Pemkab Lamongan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lamongan dan pihak desa, BPN Lamongan tahun 2022 mampu menerbitkan 52.324 SHAT, dimana 17.619 SHAT diantaranya milik masyarakat Kecamatan Modo.

Bertempat di Desa Pule, Kecamatan Modo, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada masyarakat, Rabu (25/01/2023) tadi. “Alhamdulillah, sudah kita serahkan tadi sertifikat tanah kepada masyarakat. Selain sebagai kepastian hukum hak atas tanah, lebih-lebih bisa untuk kegiatan produktif. Saya doakan sertifikatnya barokah, rezekinya tambah banyak. PTSL di Kecamatan Modo tuntas semuanya dan menjadi kecamatan tuntas PTSL,” terang Bupati Yuhronur.

Mendapati warganya banyak yang telah memiliki kepastian hukum hak atas tanahnya, Camat Modo, Ahmad Kurniawan, memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan mengaku bangga atas berbagai capaian dan gerak cepat seluruh pihak. Dari 17.619 SHAT milik masyarakat Kecamatan Modo, kesemuanya telah rampung tercetak 100 persen.

“Terima kasih atas perhatiannya Bapak Bupati Lamongan dan BPN Lamongan, untuk masyarakat kami. Ini satu-satunya kecamatan yang paling banyak menerima yakni 13 desa dan 4 desa yang belum kebagian program PTSL akan segera selesai tahun ini. Ada 17.619 sertifikat atau 65 persen program PTSL di Kecamatan Modo sudah sukses. Dari 17.619 sertifikat sudah tercetak 100 persen,” ujar Ahmad Kurniawan.

Baca juga:

Dengan diperolehnya SHAT ini, Ahmad Kurniawa berharap masyarakat Modo semakin berkualitas SDM dan sejahtera ekonominya.

Sementara itu, Kepala Seksi Survei Pengukuran dan Pemetaan BPN Lamongan, Hanif Widiyanto, mengatakan bahwa sepanjang tahun 2017 hingga tahun 2021, BPN Lamongan telah menyelesaikan sertifikat sebanyak 318.019 bidang tanah diseluruh desa hasil program PTSL. Dengan capaian itu, Lamongan mendapatkan penghargaan kategori hibah sarana penunjang kegiatan PTSL dari Gubernur Jatim. Sementara tahun 2022 mampu menerbitkan 52.324 SHAT.

“Kita akan memberikan kepada seluruh masyarakat yang telah mendaftarkan tanahnya secara berkelanjutan,” terang Hanif. (zen/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *