Blitar
Dahsyatnya Ledakan Mercon di Blitar, Serpihan Tubuh Korban Ditemukan hingga Radius 150 Meter

Memontum Blitar – Ledakan akibat bahan mercon di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, menimbulkan efek dahsyat. Dampak ledakan tersebut, tidak hanya mengakibatkan empat orang yang merupakan penghuni rumah meninggal dunia. Namun, tiga dari empat korban ledakan bahan mercon tersebut, ditemukan dalam kondisi sudah tidak utuh.
Serpihan tubuh korban, pun berhasil ditemukan dengan radius 100 sampai 150 meter dari titik ledakan di rumah Darmawan (65), warga setempat.
Baca juga :
- HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru
- Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan
- Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026
- Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi
- Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026
Petugas tim SAR Trenggalek, Eko Hasim, yang turut turun di lokasi mengatakan bahwa serpihan tubuh tersebut ada yang ditemukan di jalan, di kebun warga hingga di atap rumah warga. “Kondisinya sudah tidak utuh. Ada tulang dada, ada lagi temuan hati dan paru posisi di atap rumah. Potongan tubuh korban rata-rata terlempar sekitar 100 sampai 150 meter dari titik ledakan,” kata Eko Hasim, Senin (20/02/2023) tadi.
Sebagaimana diberitakan, ledakan keras di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, terjadi Minggu (19/02/2023) sekitar pukul 22.30 WIB. Suara ledakan yang diketahui dari mercon itu, terdengar hingga beberapa wilayah di Kabupaten Blitar. Akibat ledakan itu, empat orang meninggal dunia, diantara pemilik rumah atau Darman dan kedua anaknya serta satu kerabatnya. Selain itu 23 orang luka-luka, termasuk Balita usia 4 tahun yang saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Srengat dan sedikitnya 25 rumah mengalami kerusakan. (jar/sit)
















