Hukum & Kriminal
Empat Hari Operasi Pencarian, Dua dari Enam Korban Longsor Trenggalek Ditemukan

Memontum Trenggalek – Memasuki ke empat operasi pencarian korban bencana alam tanah longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Sebanyak dua korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, akibat tertimbun material longsor.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, yang berada di Posko Gabungan mengkonfirmasi penemuan ini. Diterangkan, bahwa korban pertama ditemukan pada Kamis (22/05/2025) sekitar pukul 15.10. Selang 50 menit kemudian, Tim SAR gabungan menemukan korban kedua dengan jarak yang tidak jauh dari korban pertama.
“Kami menemukan sesuai dengan lokasi yang sudah di marking oleh K9 dari Polda Jatim dan SAR Dog Indonesia. Kemudian setelah digali secara manual, tim mendapati bau menyengat,” jelas Didit.
Baca juga :
Setelah dievakuasi dari lokasi longsor, tambahnya, dari Basarnas korban diserahkan ke Pos DVI yang ada di Posko DVI dan diserah terimakan kepada Kapolres Trenggalek. Kedua jenazah korban longsor tersebut, kemudian dibawa ke RSUD Trenggalek untuk proses identifikasi.
“Kami belum bisa memastikan data korban yang telah ditemukan, karena menunggu proses identifikasi oleh Tim Inafis di RSUD Trenggalek,” imbuh Didit.
Disampaikan, sebelumnya kurang lebih 200 personel Tim SAR gabungan dibagi menjadi lima tim, yakni Tim SAR Dog, Tim Personel Alpha, Tim Personil Bravo, Alkon dan Ekskavator. Operasi SAR hari ini, memaksimalkan upaya pencarian dengan tenaga manusia di titik lokasi utama kejadian.
Setelah penemuan dua korban ini, imbuhnya, sekitar pukul 17.00, posko mendapatkan informasi dari On Scene Commander (OSC) dari Basarnas bahwa pencarian dihentikan karena mulai turun hujan dan hari mulai gelap. Pencarian empat korban lainnya, akan kembali dilanjutkan Jumat (23/05/2025) pagi. (hms/gie)















