Pamekasan
Forum Konsultasi Publik RPJMD, Bupati Pamekasan Minta Masukan Sejumlah Tokoh

Memontum Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar forum konsultasi publik (FKP) rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2025-2029, Senin (28/04/2025) tadi. Acara tersebut, dihadiri Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, Wakil Bupati, H Sukriyanto, forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), perwakilan perguruan tinggi, perwakilan organisasi profesi, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
“Harapannya, forum ini dapat memberikan masukan-masukan yang berharga, serta dapat mengkritisi poin-poin yang kami sepakati. Sehingga RPJMD yang dihasilkan merupakan kesepakatan kita semua dan kesepakatan para tokoh,” kata KH Kholilurrahman, saat memberi sambutan FKP RPJMD di Mandhapa Aghung Ronggosukowati.
Dikatakannya, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan partisipasi ruang kepada masyarakat, guna memberikan saran dan masukan terhadap arah kebijakan dalam RPJMD 2025-2029. “Kami berharap kepada peserta, untuk memberikan masukan dan arahan melalui link aplikasi yang telah disediakan oleh panitia,” tambahnya.
Baca juga :
Mantan anggota DPR RI ini menyampaikan visi dan misinya, saat memberikan perayaan dalam acara tersebut. Yaitu ‘Bangkit bersama menuju Pamekasan maju”. Visi itu, kemudian dijabarkan dalam empat misi.
Pertama, mewujudkan transformasi sosial melalui sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Kedua, mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif berbasis potensi lokal.
Ketiga, mengurangi risiko bencana daerah melalui rekayasa infrastruktur dan rekayasa lingkungan. Dan yang keempat, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, inovatif dan lincah untuk pelayanan publik yang responsif terhadap aspirasi masyarakat.
“Masing-masing misi tersebut diterjemahkan menjadi tujuan, sasaran, dan prioritas pembangunan daerah. Kami menyadari visi ‘Bangkit Bersama Menuju Pamekasan Maju’ tidak akan terwujud tanpa partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan terkait,” terangnya. (azm/sit)















