Wisata

Gondang Jenggrik View, Spot Instagramable Wisata Karanganyar

Diterbitkan

-

BERWARNA : Banyak bunga warna-warni. (sos)
BERWARNA : Banyak bunga warna-warni. (sos)

Bendungan Berlatar Belakang Gunung Lawu

Memontum Malang – Pagi berselimut awan mendung menutupi sebagian bukit dan gunung Lawu. Sinar matahari perlahan menyembul di sisi Timur Bendungan Gondang. Pemandangan cukup langka bisa dinikmati di lokasi wisata Dusun Jenggrik, Desa Ganten, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.

Pagi itu, satu dua orang warga melintasi jembatan bendungan Gondang, bertegur sapa dengan pihak keamanan. Warga setempat yang bekerja sebagai petani, mulai berangkat ke lahan garap.

BENDUNGAN GONDANG : Berlatar Gunung Lawu. (sos)

BENDUNGAN GONDANG : Berlatar Gunung Lawu. (sos)

Oso, editor Memontum.com menyempatkan diri mampir ke lokasi wisata desa yang namanya mungkin belum cukup kondang. Namun, pemandangan di lokasi (cek Gmaps : Jembatan Selfi Jurang Jejek) cukup istimewa.

Beberapa warga masih belum tepat menyebut nama lokasi wisata yang dikelola karang taruna desa setempat. Belum ada papan nama besar di lokasi. Saya, sempat bertanya apa namanya.

Masuk dari pedukuhan Njenggrik, pengunjung melewati tiang-tiang bambu berhias lampion kertas. Merah putih biru, bermacam warna menghiasi kayu lokasi. Tempat parkirnya cukup luas.

Advertisement

Belum ada yang berjaga. Saya dan 2 ponakan saya lalu mampir. Banyak ban susun berhias berwarna terpasang. Ban berfungsi semacam meja. Tempat duduknya berbahan bambu.

GONDANG : Dibangun di lahan 96,23 hektare, sebagian masuk Kecamatan Kerjo dan Kecamatan Ngargoyoso. (sos)

GONDANG : Dibangun di lahan 96,23 hektare, sebagian masuk Kecamatan Kerjo dan Kecamatan Ngargoyoso. (sos)

Banyak bunga tertanam menghiasi lokasi. Berdiri pula, semacam bangunan berbahan kayu dan bambu menjadi titik view–pandang setinggi sekitar 15 meteran. Dari sini, panorama Bendungan Gondang tampak jelas.

Di lokasi ini, pengunjung disuguhi pemandangan Bendungan Gondang dengan background Gunung Lawu. Sayang, Rabu pagi, langit berawan mendung. Tapi tetap, suasana sejuk dan udara segar dapat dirasakan pengunjung.


VIDEO : Gondang Jenggrik View di Desa Ganten Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar. (sos)

Ya, lokasi ini jauh dari kebisingan kota. Sangat cocok menjadi jujukan rekreasi ringan. Sekedar melepas lelah atau mengurangi stress dengan menikmati pemandangan Bendungan Gondang.

Advertisement

Jika panorama pagi sedemikian mengesankan, entah bagaimana rasanya di kala senja atau matahari terbenam. Perbukitan dan gunung Lawu sangat jelas terlihat. Lalu lokasi wisata itu apa namanya?

MURAH : Pengunjung bisa berfoto sepuasnya. (sos)

MURAH : Pengunjung bisa berfoto sepuasnya. (sos)

Seorang warga menyebutnya Jembatan Selfie Jurang Jejek. Penamaan Jembatan Selfie Jejek Karanganyar nantinya akan sama dengan nama lokasi jembatan Selfie Jejek di Dusun Tempel, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar.

Sejarahnya, lokasi ini pernah ditumbuhi pohon trembesi besar dekat jurang. Meski dekat jurang, trembesi ini kokoh berdiri. Sebab itu, ada warga yang menyebut lokasi wisata tersebut dengan Trembesi Jejek.

Lokasi wisata ini masih belum terdokumentasikan atau terpublikasikan, baik di media daring maupun media sosial. Padahal, panorama di sini cukuplah eksotis dan menarik.

Biaya masuk murah meriah hanya Rp 2000 per orang. Parkir sepeda motor Rp 5000 + 1 orang dan parkir Mobil Rp 10 ribu. Biaya masuk ini dikelola karang taruna setempat yang nantinya dipakai untuk perawatan lingkungan.

Advertisement

Menurut Memontum.com, lokasi wisata di Desa Ganten Kerjo Karanganyar ini sangatlah layak dinamakan Gondang Jenggrik View (GJJ/GOJEV). Kenapa?

Bendungan bernama Gondang adalah poin interest lokasi. Jejek sendiri menyebut eksplisit kondisinya berupa jurang. Jenggrik akan lebih memperkenalkan nama dusun di Desa Ganten, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. View menunjukkan memang titik pandang terbaik ke arah bendungan berlatar Gunung Lawu berada di lokasi ini.

Bendungan Gondang dibangun di lahan 96,23 hektare masuk 2 Kecamatan yakni Kecamatan Ngargoyoso dan Kerjo, sejak Kamis, 5 Mei 2019, diresmikan Presiden RI Joko Widodo. Bendungan ini mampu memenuhi kebutuhan air areal pertanian seluas 4.680 hektar di Sragen dan Karanganyar. (sos/tim)

 

Advertisement
Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas