Connect with us

Kota Malang

Hadiri Seminar Nasional Literasi Jaminan Produk Halal UM, Wali Kota Malang Apresiasi Peran Akademisi dalam Kuatkan Sertifikasi Halal

Diterbitkan

||

Hadiri Seminar Nasional Literasi Jaminan Produk Halal UM, Wali Kota Malang Apresiasi Peran Akademisi dalam Kuatkan Sertifikasi Halal

Memontum Kota MalangUniversitas Negeri Malang (UM) gelar seminar nasional, mengenai ‘Literasi Jaminan Produk Halal dalam Pengembangan Ekonomi Pariwisata Halal Indonesia’, Selasa (08/03/2022) di Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 UM. Turut hadir dalam seminar nasional itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, sebagai opening speech.

Pelaksanaan sendiri, sedikitnya diikuti oleh 500 peserta melalui daring dan dihadiri 60 peserta luring. Mereka yang terlibat, diantaranya terdiri dari perwakilan Halal Center lima Perguruan Tinggi (PT) di Malang Raya. Seperti dari Universitas Brawijaya (UB), Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahin, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Islam Malang (Unisma), perwakilan dewan masjid, ukuwah Islamiah, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Baca Juga:

Wali Kota Sutiaji, dalam kesempatan itu memberikan apresiasi kepada dunia akademisi, karena selain menjalankan tridarma perguruan tinggi juga menguatkan literasi mengenai sertifikasi halal di masyarakat Kota Malang. “Jangan ada kekhawatiran, bahwa Malang akan menjadi satu agama. Justru, ini pasar-pasar harus kita layani, harus kita kuatkan bersama-sama agar tidak ada kekhawatiran yang macam-macam,” ujarnya.

Keterlibatan perguruan tinggi untuk sertifikasi halal ini, yakni melalui halal center di masing-masing PT. Dengan adanya sertifikasi halal, ini diharapkan mampu memudahkan para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mendapatkan label halal. Agar, para wisatawan yang datang ke Kota Malang, merasa terjamin.

“Dengan adanya produk halal ini, mereka para wisatawan yang datang ke Malang, bisa terjamin,” tambah Wali Kota Malang.

Rektor UM, Prof Dr AH Rofi’uddin MPd, mengatakan jika dengan adanya seminar tersebut, diharap mampu ada pemahaman dan kesadaran masyarakat Malang, mengenai peran strategis Pariwisata Halal untuk meningkatkan ekonomi Indonesia.

“Dengan adanya UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang menjadi pijakan, diharapkan Indonesia tidak hanya menjadi target pasar dunia, tetapi juga menjadi pemain utama dalam industri halal,” ucap Prof Rofi’udin.

Dengan adanya pengembangan produk halal, ini juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Islam memang mengajarkan kepada pemeluknya untuk mengkonsumsi makanan yang halal dan baik. Tetapi Islam tidak memaksa insan yang beragama lain untuk melakukan hal yang sama. 

“Toleransi yang sebenarnya itu membiarkan masing-masing pihak untuk melakukan hal yang diyakini tanpa mengganggu pihak lain yg mempunyai sikap berbeda,” terangnya.

Ketua Seminar Nasional Literasi Halal, Dr Puji Handayati SE MM Ak CA CMA, juga menambahkan jika dengan adanya seminar tersebut menjadi strategi dan juga ikhtiar dari akademisi yang memiliki kompetensi. “Sebagai insan akademisi yang melihat potensi luar bisa ini, Malang Raya selain kota pendidikan itu kan kota pariwista. Sehingga, itu sangat sayang jika potensi besar tidak dioptimalkan,” katanya. (hms/cw2/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.