SEKITAR KITA
Imbau Tidak Konvoi dan Berkerumun, Forkopimda Kota Malang Ajak Vaksinasi di HUT Arema

Memontum Kota Malang – Jelang HUT Arema FC ke 34, Forkopimda Kota Malang mengimbau agar dalam merayakannya tidak melakukan konvoi dan menimbulkan kerumunan. Imbauan tersebut dilakukan karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.
Imbauan ini disampaikan dalam silaturohmi Forpimda Malang Raya dengan Aremania di Hotel Trio, Kota Malang, Sabtu (07/8). Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto SIK MSi, mengajak Aremania untuk melaksanakan kegiatan bermanfaat dalam HUT Arema FC seperti vaksin untuk Aremania, difabel dan pelajar.
Baca juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
Dijelaskan pula bahwa vaksinasi gratis ini sebagai salah satu bentuk empati terhadap kondisi bangsa. “Mari kita berempati dan tidak melaksanakan konvoi. Mari kita menyambut Hari Ulang Tahun Arema, dengan kegiatan vaksin gratis bagi difabel, temen-temen Arema dan pelajar. Lokasinya, di Polresta Malang Kota,” ujar Kapolresta Malang Kota, Budi Hermanto.
Terosbosan percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity itu, disampaikan oleh Kapolresta Malang Kota bersama Danrem 083, Dandim Kota Malang, Kapolres Malang, Kapolres Batu, Presiden Arema FC dan perwakilan Aremania. “Mari Kita ciptakan terus kondusifitas di Kota Malang,” ujar AKBP Budi Hermanto.
Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji yang juga hadir dalam pertemuan itu menyampaikan ucapan terimakasih untuk Aremania yang telah menjadi contoh yang baik pada masa pandemi, dengan terus disiplin mengikuti protokol kesehatan yang ketat.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolresta yang telah menginisiasi kegiatan silaturahmi dalam satu visi yang sama, yaitu ingin terlepas dari Covid 19 dan Kota Malang tetap kondusif. Kami berpesan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” ujar Sutiaji.
Pihaknya mengimbau supaya masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan terutama dalam 5 M, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. (gie)
















