Hukum & Kriminal
Kapolda Jatim Sebut Autopsi Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan Dibatalkan

Memontum Kota Malang – Kapolda Jatim, Irjen Toni Harmanto, mengunjungi korban tragedi Kanjuruhan di RSSA Malang, Rabu (19/10/2022) tadi. Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan bahwa rencana proses autopsi jenazah tragedi Kanjuruhan, yang rencananya akan digelar, Kamis (20/10/2022) besok, dibatalkan.
Itu karena, proses autopsi sendiri harus mengantongi izin dari pihak keluarga jenazah. Sedangkan, pihak kepolisian hingga saat ini belum mendapatkan izin dari yang bersangkutan.
“Bagaimanapun, pelaksanaan autopsi juga kita salah satunya adalah meminta persetujuan dari keluarga. Dari hasil informasi yang saya peroleh, hingga saat ini, keluarga sementara belum menghendaki untuk dilakukan autopsi,” ujar Irjen Toni.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Dirinya juga membenarkan, bahwa terkait dengan adanya informasi ketidaksediaan keluarga diautopsi, karena adanya intervensi dan dugaan intimidasi dari oknum aparat kepolisian. Mengingat, informasi yang beredar, beberapa keluarga korban sempat didatangi aparat, sebelum keputusan autopsi dilakukan.
“Intimidasi itu tidak benar. Silahkan dikonfirmasi kepada yang bersangkutan,” imbuhnya.
Saat ini, pihaknya fokus akan mengusut tuntas terkait dengn kasus hukum tragedi Kanjuruhan. Apalagi, rencananya hari ini di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, akan diadakan rekonstruksi bersama tim Mabes Polri. (rsy/sit)
















