Kota Malang
Kerahkan 500 Personel, DLH Kota Malang Siap Amankan Kebersihan Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang siap menyukseskan gelaran Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU di Stadion Gajayanan Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026). Kepastian ini, disampaikan langsung Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang.
Pria yang akrab disapa Raymond, itu mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan sebanyak 500 personel tenaga operasional di lapangan, untuk mengamankan kebersihan lokasi. Nantinya, petugas juga akan dibagi dalam beberapa shift selama acara berlangsung hingga pasca acara.
“Total ada sekitar 500 tenaga operasional yang bertugas di lapangan. Mereka kami bagi dalam beberapa shift, mulai Sabtu sore pukul 17.00 WIB, 23.00 WIB, 01.00 WIB, hingga hari Minggu, sebelum Subuh sekitar pukul 04.00 WIB, serta dilanjutkan pembersihan pasca acara,” ujar Raymond, Kamis (05/02/2026) tadi.
Selain personel dari Kota Malang, tambahnya, DLH juga mendapat dukungan tambahan dari Kabupaten Malang dan Kota Batu. Untuk titik penugasan, nantinya akan disebar di dalam dan luar Stadion Gajayana, area parkir, serta ruas jalan sekitar lokasi kegiatan, meliputi Jalan Semeru, Merapi, Welirang, Kawi, hingga kawasan Ijen.
Selain itu, dari sisi armada, DLH menyiapkan enam unit dump truck dan dua kendaraan tambahan. Dua dump truck akan disiagakan khusus saat hari-H untuk penampungan sementara sampah dari dalam stadion dan area sekitarnya.
“Kami standbykan dua dump truck untuk penempatan sementara, terutama saat jam-jam tidak memungkinkan mobilisasi ke TPA,” ucapnya.
Baca juga :

Lebih lanjut, nantinya DLH Kota Malang juga menyiapkan fasilitas sanitasi, berupa dua mobil toilet milik Kota Malang dengan total delapan bilik. Dukungan tambahan juga akan datang dari Kabupaten Malang sebanyak tiga kendaraan toilet, serta dua toilet portable dari Kota Batu yang ditempatkan di Jalan Semeru dan sekitar perpustakaan.
“Sementara satu unit dari Kabupaten Malang, itu disiapkan di sekitar Alun-alun Merdeka atau Kantor Bupati Malang. Mengingat, jamaah dari Kabupaten Malang diperkirakan mencapai 25 ribu orang. Selain toilet portable, jamaah juga dapat menggunakan toilet permanen Stadion Gajayana serta bilik toilet tambahan yang disediakan panitia,” lanjutnya.
Untuk memudahkan jamaah membuang sampah, DLH juga menyiapkan 1.000 trash bag yang dipasang di pagar-pagar dalam stadion. Trash bag tersebut akan dipantau secara berkala dan diganti jika sudah penuh.
“Upaya kebersihan ini juga mendapat dukungan dari 1.000 anggota Pramuka Kota Malang, serta bantuan dari Banser NU yang ikut terlibat menjaga kebersihan area kegiatan,” tambahnya.
Raymond memperkirakan, volume sampah akan bertambah sekitar 70 ton selama kegiatan berlangsung, atau sekitar 7–8 truk setiap pengambilan. “Kalau dibandingkan hari biasa yang sekitar 720 ton per hari, ini ada peningkatan sekitar 10 persen. Namun masih di bawah puncak sampah saat Natal dan Tahun Baru,” imbuh Raymond. (rsy/sit)










