Kota Malang

Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana, Gubernur Khofifah Tinjau Kesiapan Pelaksanaan

Diterbitkan

-

TINJAU: Gubernur Khofifah saat meninjau kesiapan di Stadion Gajayana, bersama Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan unsur Forkopimda. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Menjelang Mujahadah Kubro yang diselenggarakan di Stadion Gajayana Kota Malang pada 7-8 Februari 2026, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau kesiapannya, Rabu (04/02/2026) malam. Dalam peninjauan itu, ada sejumlah catatan penting yang diberikan untuk memastikan kesuksesan acara.

Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU, Maskuri Bakri, menyampaikan bahwa Gubernur Khofifah secara khusus menyoroti aspek visual dan estetika, agar gebyar Mujahadah sangat terasa sekali. Termasuk, juga pemasangan bendera Merah Putih yang harus lebih ditonjolkan.

“Jadi simbol-simbolnya juga perlu dilengkapi, karena itu adalah suatu hal yang menurut saya sangat positif sekali dalam rangka untuk gebyar Mujahadah lahir dan batin ini,” kata Maskuri.

Hingga H-3 pelaksanaan, menurutnya persiapan teknis telah mencapai 95 persen. Kekurangan 5 persen sisanya merupakan tahap finalisasi, seperti kedatangan dan pemasangan tenda.

Advertisement

“Insyaallah mulai masuk ke area stadion pada Kamis (05/02/2026) besok,” tambahnya.

Baca juga :

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa koordinasi lintas sektor telah berjalan sangat baik, melibatkan OPD dari Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, serta dukungan pengamanan dari Polda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya. Termasuk juga, mendapat dukungan luas dari berbagai organisasi keagamaan lain, seperti Muhammadiyah dan gereja-gereja di sekitar lokasi.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa fokus utama panitia lokal saat ini adalah pengaturan lalu lintas. Mengingat, adanya potensi penambahan jemaah dari angka estimasi 100 ribu orang.

“Suksesnya acara ini 80 persen apabila kita bisa mengatur terkait dengan pergerakan lalu lintas jemaah. Kami sudah menyiapkan zonasi maktab dan titik-titik kemacetan agar tidak terjadi penumpukan di dalam kota,” jelas Wali Kota Wahyu.

Advertisement

Selain itu, panitia juga tengah mematangkan protokol keamanan VVIP mengingat adanya rencana kehadiran Presiden RI. Koordinasi intensif dilakukan bersama Sekretariat Presiden dan Danrem untuk menyesuaikan agenda pergerakan selama acara berlangsung.

“Kita tinggal mengantisipasi menyesuaikan, kita terus koordinasi juga dengan Forkopimda terkait dengan kedatangan Bapak Presiden. Kita persiapkan keamanan, penetapan maktab dan bagaimana nanti aktivitas warga yang ada di sini, kami sudah siapkan semua,” imbuh Wali Kota Wahyu. (rsy/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas