Hukum & Kriminal
Lumajang Makin Ngeri, Tiga Ekor Sapi Dalam Semalam Amblas

Memontum Lumajang – Pelaku aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Lumajang, terus tebar pesona. Setelah aksi begal di Kecamatan Randuagung, disusul kemudian aksi pencurian mobil berikut satu unit motor di Kecamatan Sukodono, giliran wilayah Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, yang seolah menambah daftar ke-ngerian pelaku tindak kejahatan di Lumajang.
Tidak tanggung-tanggung, dalam aksi kejahatan pencurian hewan (Curwan) Sapi tersebut, sebanyak tiga ekor sapi milik Misnatun (50) warga Rt14 Rw05 Dusun Curahjero, Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko, yang amblas disikat kawanan pelaku yang diperkirakan lebih satu orang. Sejumlah hewan ternak itu, digondol pelaku dari kandang belakang rumah yang tergolong sudah permanen.
Baca Juga:
- Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman
- Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi
- Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Lumajang Kian Turun
- Santunan bersama Aliansi Lintas Konstruksi Lumajang, Bupati Indah Nilai Kolaborasi Hadirkan Energi Positif
“Sekitar jam 02.00, sapi-sapi yang biasa di kandang belakang rumah, sudah kosong. Tiga sapi yang hilang, satu ekor indukan betina, satu ekor pejantan dan satu ekor anak sapi. Dini hari itu juga, Bapak dibantu warga sampai sekarang masih melakukan pencarian. Semoga saja, bisa diketemukan kembali,” kata anak korban, Yusuf.
Kapolsek Sumbersuko, Iptu Nurkamim melalui Kanit Reskrim, Aiptu Dodot, saat dikonfirmasi mengenai aksi tersebut, membenarkan. Bahkan, sampai hari ini (Minggu, red) keberadaan sapi korban masih belum ditemukan.
“Belum ditemukan, mas,” ungkapnya melalui pesan singkat via WhatsApp, Minggu (23/05) tadi, menjawab pertanyaan Aksis pencurian yang berlangsung pada Jumat (21/05) tersebut. Paursubbag Humas Polres Lumajang, Ipda Andreas Shinta, saat dikonfirmasi juga mengatakan hal serupa. Polsek bersama anggota serta warga, masih melakukan pengembangan penyelidikan terkait aksi pencurian itu. (adi/sit)
















