Connect with us

Hukum & Kriminal

Maling Mesin Perahu Tempel Babak Belur, Motor Dibakar Massa

Diterbitkan

||

Untuk menghindari amuk massa tersangka langsung diamankan aparat kepolisian.

Memontum Jember – Seorang pria yang belakangan diketahui Luki Januar Arisandi warga Dusun Sono Keling, Desa Wringintelu, Kecamatan Puger, Jember, babak belur ditangan massa.

Penyebabnya warga Desa Puger Kulon marah setelah memergoki tersangka sedang beraksi mencuri mesin kapal milik salah seorang warga.

Baca juga:

Kemarahan warga cukup beralasan, pasalnya kejadian serupa telah terjadi 3 kali di wilayah setempat.
Nasib baik masih berpihak kepada pelaku. Pelaku sempat diselamatkan salah seorang warga di salah satu rumah dari amukan massa yang beringas.

Jengkel dengan kelakukan pelaku massa yang sudah marah akhirnya meluapkan pada sepeda motor milik pelaku.

Massa kemudian membakar motor mio warna merah milik pelaku Motor tersebut sebelumnya ditinggalkan dan terjatuh di sungai.

Menurut warga bernama, Suparman, aksi beringas massa warga Desa Puger Kulon karena geram dengan ulah maling yang sering menyatroni mesin perahu nelayan setempat.

“Kejadiannya waktu adzan magrib, pelaku mendatangi saya tanya genset (mesin diesel perahu) di gudang, padahal di sana tidak ada warga dan jauh dari permukiman warga,” kata pria yang juga kakak korban yang mesin perahunya dicuri, Rabu (26/05) malam.

Suparman, juga menceritakan dari awal telah membuntuti pelaku karena gerak geriknya mencurigakan. Pelaku saat itu memarkir motornya di pinggiran sungai. Lokasi parkir motor pelaku tidak jauh dari tempat bersandarnya perahu-perahu nelayan setempat.

Selanjutnya, pelaku kembali menuju motornya sambil membawa mesin perahu. Yang belakangan diketahui Suparman milik adiknya.

“Dia kaget saat melihat saya, kemudian menjatuhkan sepedanya di jalan dekat dengan diesel genset yang dia bawa. Karena saya merasa curiga, saya menuju perahu untuk mengngecek ternyata benar, diesel atau mesin perahu milik adik saya yang biasanya menempel di perahunya sudah hilang, akhirnya pelaku saya kejar sambil berteriak ‘maling’ dan berhasil ditangkap itu,” ujar Suparman.

Dengan teriakan itu, banyak warga yang mendengar dan ikut membantu menangkapnya. Namun karena warga beringas dengan jumlah massa yang banyak. Suparman dibantu beberapa orang tetangganya mengamankan pelaku di salah satu rumah warga.

Kemudian karena massa beringas, motor milik pelaku jadi sasaran dan dibakar. “Karena ada dipinggir sungai dan ditinggal kabur maling ini,” ucapnya.

Suparman menambahkan, massa terlihat beringas. Karena kejadian serupa soal pencurian mesin tempel perahu sudah berulangkali terjadi.

“Kejadian serupa ketiga kalinya ini, tiga hari yang lalu ada hilang aki 2 dan mesin perahu milik adiknya sekarang. Tadi sempat banyak massa dan berkerumun, tapi tidak ada amuk massa. Hanya berdatangan untuk melihat malingnya,” kata Suparman.

Anggota Mapolsek Puger yang mendengar adanya penangkapan maling mesin perahu. Langsung mendatangi lokasi kejadian.

Namun karena banyak massa dan berkerumun, Mapolsek Puger meminta bantuan personel dari Mapolres Jember untuk mengamankan pelaku.

Saat dikomfirmasi Kapolsek Puger, AKP Ribut Budiyono, membenarkan penangkapan pelaku. “Benar tadi ada penangkapan pelaku pencurian diesel, mesin perahu di gudang tulang Dusun Gumukrejo, Puger Kulon, pelaku dengan nama Luki Januar Arisandi warga Wringintelu,” kata Ribut saat dikonfirmasi terpisah.

Terkait bantuan personel dari Mapolres Jember, lanjutnya, untuk mengevakuasi pelaku yang hampir menjadi amuk massa.

“Karena terlalu banyak wargaa, kita koordinasi dengan Tim Alap-Alap (SatSabhara Polres Jember), Resmob dan Intel, kemudian pelaku dibawa ke Mapolsek dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Jember demi keamanan,” ujarnya. (rio/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.