Berita Nasional
Menteri Pariwisata Bertekad Kembangkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Madura

Memontum Sumenep – Ada angin segar bagi masyarakat Madura, di masa mendatang. Pasalnya, Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, bertekad mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Madura, sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Untuk merealisasikannya, Menparekraf meminta masukan para ulama melalui Focus Group Discussion (FGD) di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Kabupaten Sumenep. Sandiaga Uno mengatakan, masukan para ulama dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Madura memberikan tiga arahan. Diantaranya harus Islami, Indonesiawi dan Madurawi.
“Alhamdulillah, para kiai dan ulama memberikan masukan tentang pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif ke depan di Madura,” jelasnya.
Untuk mewujudkan masukan itu, tentu saja melakukan rancangan sebagai tatanan membangkitkan ekonomi dan membuka peluang usaha. Itu nantinya berkolaborasi dengan pemerintah daerah guna menciptakan program tepat sasaran.
“Kami dan Pemerintah Kabupaten Sumenep bisa menghadirkan program-program yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” papar Sandiaga Uno.
Baca juga :
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
- Tahun Pertama Kepemimpinan Mas Dhito di Periode Dua, Berhasil Kuatkan Layanan Publik hingga Resmikan MPP
- THR ASN Belum Pasti Cair Awal Ramadan, Pemkot Malang Tunggu Dana Transfer Pusat
- Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen
Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menyampaikan mengenai potensi dunia pariwisata di Sumenep. Bahwa, Sumenep memiliki kekayaan alam dengan potensi wisata yang melimpah. Salah satunya adalah Pulau Gili Iyang yang memiliki kandungan oksigen terbaik kedua di dunia setelah Yordania.
“Selain Gili Iyang sebagai wisata kesehatan, masih ada lagi destinasi wisata tersembunyi yakni Pulau Gili Labak yang memiliki keindahan bawah laut, sebagai tempat untuk snockling dan diving. Termasuk wisata Pantai Sembilan yang terletak di Pulau Giligenting,” terangnya.
Kabupaten Sumenep yang kaya destinasi wisata, tidak salah jika disebut The Soul of Madura. Diharapkan, seluruh pihak termasuk para ulama di Madura untuk turut andil memajukan dunia pariwisata di Pulau Madura, dengan tetap berpegang teguh terhadap kearifan lokal.
“Branding Sumenep The Soul of Madura, manakala Menparekraf RI, Sandiaga Uno sudah sampai di Kabupaten Sumenep. Artinya sudah melalui tiga Kabupaten lain di Madura ini,” paparnya. (edo/sit)
















