Connect with us

Pemerintahan

Pemkab Bondowoso Komunikasikan Rencana Relokasi Terdampak Banjir Kecamatan Ijen dengan KPH Perhutani

Diterbitkan

||

Pemkab Bondowoso Komunikasikan Rencana Relokasi Terdampak Banjir Kecamatan Ijen dengan KPH Perhutani

Memontum Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar rapat bersama dengan Kepala Perhutani Kelompok Pemangku Hutan (KPH) Bondowoso tentang rencana relokasi warga yang berada di lokasi terdampak banjir di kecamatan Ijen Selasa (17/3/2020) di ruang peringgitan Pendopo Bupati Bondowoso.

Menurut Bupati yang disampaikan melalui Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, menerangkan, bahwa ada sekitar 37 rumah warga yang akan relokasi. Hanya saja, perlu dilakukan pendataan.

“Ini sudah dalam pendataan dan sudah kita ajukan ke Provinsi Jawa Timur ,” Kata Wabup.Irwan Bactiar Rahmad mewakili Bupati.

Ia melanjutkan telah disepakati bersama untuk relokasi rumah warga terdampak banjir, akan dilakukan di petak 103.

“Dan ini masih diproses ke Gubernur, surat sudah masuk kesana. Dan lahan ini milik perhutani,”ungkapnya.

Dilanjutkan oleh Irwan Bactiar Rahmad bahwa orang-orang yang akan menempati relokasi tersebut adalah warga yang bebas dari perambah hutan yang selama ini merusak hutan. Karena itu, dalam proses screening, pihaknya akan melibatkan Kepolisian setempat.

” Jangan sampai mereka kita relokasi. Menempati lahan, kita nanti disalahkan melindungi para perusak lahan,” Tambahnya.

Adapun, untuk SD Negeri 1 Sempol yang juga menjadi langganan terdampak banjir, kata Wabup Irwan, direncanakan akan direlokasi di lahan PTP.

“Karena tidak mungkin berjauhan di petak 103 milik perhutani,”jelasnya.

Sementara itu, Agus Sarwedi Kepala KPH Bondowoso, mengatakan, direncanakan bahwa relokasi akan dilakukan di lahan Perhutani. “Tadi cuma sekitar 7.000 meter persegi,” pungkasnya (dul/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.