Lumajang
Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik Melalui Inovasi Digital Sambat Bunda

Memontum Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang semakin meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Salah satunya, yaitu melalui inovasi ‘Sambat Bunda’, yakni pelayanan digital yang menegaskan komitmen Pemkab Lumajang terhadap pelayanan publik yang responsif dan partisipatif. Layanan ini, dipresentasikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur secara daring, di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Kamis (23/10/2025) tadi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengatakan bahwa inovasi pelayanan digital ‘Sambat Bunda’ bukan sekadar platform pengaduan, melainkan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat. “Layanan digital ini memastikan setiap warga merasa diperhatikan dan dihargai. Lebih dari itu, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui penyampaian aspirasi, saran, maupun keluhan,” katanya.
Sambat Bunda memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI), untuk menyatukan berbagai kanal pengaduan ke dalam satu dashboard monitoring. Sistem ini, memungkinkan masyarakat memantau perkembangan aduan secara real time dan memastikan setiap keluhan ditindaklanjuti secara cepat dan akurat.
Baca juga :
Berdasarkan data Maret hingga Oktober 2025, sistem AI telah menyelesaikan 1.273 aduan secara otomatis. Sementara 476 aduan lainnya, ditindaklanjuti langsung oleh OPD terkait.
Sekda Agus Triyono juga menekankan, bahwa capaian ini menunjukkan efektivitas layanan digital dalam memperkuat akuntabilitas birokrasi dan meningkatkan kepercayaan publik. Dirinya juga menegaskan, bahwa AI bukan menggantikan peran aparatur, melainkan menjadi alat bantu untuk memastikan setiap aspirasi warga mendapat perhatian yang layak.
Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi objek pelayanan, tetapi juga mitra aktif dalam pengembangan kebijakan dan program daerah. Selain mempercepat respon pengaduan, Sambat Bunda juga akan dikembangkan untuk memberikan analisis berbasis data yang dapat menjadi rekomendasi kebijakan pemerintah. Hal ini, diharapkan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan dan menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Dengan layanan ini, kami ingin masyarakat merasa terlibat langsung dalam pembangunan Lumajang. Partisipasi aktif warga akan memperkaya kualitas kebijakan dan memastikan setiap program lebih tepat sasaran,” imbuhnya. (kom/adi/gie)
















