Kota Batu
Peringati 1 Abad NU, PCNU Kota Batu Bentangkan Bendera 1 Ribu Meter di Lereng Gunung Panderman

Memontum Kota Batu – Memperingati 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batu, membentangkan bendera NU seluas 1 ribu meter persegi di Lereng Gunung Panderman, Minggu (05/02/2023) tadi.
“Pembentangan bendera NU 1 ribu meter persegi di Lereng Gunung Panderman itu, niatan kita untuk mengangkat bendera NU setinggi-tingginya,” terang Rais Syuriah PCNU Kota Batu, Hazim Sirojudin, saat peringatan 1 Abad NU di Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu, Sabtu (05/02/2023) tadi.
Dengan adanya bendera besar tersebut, dirinya berharap bisa menjadikan kebanggaan warga NU yang ada di Kota Batu. “Mudah-mudahan dengan pembentangan bendera 1 ribu menter persegi ini, NU di Kota Batu menjadikan hal yang tersendiri di benak warga NU. Salah satunya, bahwa ini memang membanggakan,” tuturnya.
Baca juga :
- Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun
- Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan
- 1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa
- Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
Ditegaskan Hazim Sirojudin, pembentangan bendera besar NU di lereng gunung ini, disebutnya merupakan baru pertama kali di Indonesia. “Di Indonesia, baru pertama kali. Bendera besar sekali yang dibentangkan di lereng gunung,” tegasnya.
Seperti diketahui, bendera NU seluas 1.000 meter persegi dengan panjang 40 meter x lebar 25 meter ini memiliki berat sekitar 2 kuintal. Dibawa lebih kurang 100 orang dengan dikawal ratusan Banser. Mereka juga membawa Bendera Merah Putih dan foto para tokoh pendiri NU menuju lereng Gunung Panderman sekitar pukul 10.00.
Juga dimeriahkan ratusan anak yang membawa Bendera Merah Putih yang berjajar di pinggir jalan. Sedangkan, pembuatan bendera NU tersebut dikerjakan oleh 9 pelukis asal Kota Batu. Dikerjakan selama 15 hari dengan menelan anggaran Rp 150 juta. (put/gie)
















