Hukum & Kriminal
Polres Situbondo Gelar Simulasi Call Center 110, Respon Cepat Laporan Masyarakat

Memontum Situbondo – Respon cepat laporan masyarakat, Polres Situbondo menggelar simulasi layanan Call Centre 110. Dalam simulasi tersebut, Polisi merespon laporan masyarakat tentang kejadian penjambretan, Sabtu (29/05).
Layanan Polisi 110 merupakan salah satu implementasi dari Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Polri (Div TIK) dalam mewujudkan program prioritas Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yakni Presisi atau Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi berkeadilan.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
Wakapolres, Kompol Pujiarto SH, mengatakan simulasi itu merupakan peragaan respon cepat Kepolisian dalam menerima laporan masyarakat lewat layanan Call Center 110. Layanan Polisi 110 merupakan layanan kepada masyarakat secara gratis (non pulsa) dan beroperasional selama 24 jam dimana laporan tersebut akan direspon langsung oleh personil Kepolisian yang terdekat dengan lokasi warga yang melapor.
Lebih lanjut, Wakapolres menuturkan, mekanisme simulasi layanan 110 memperagakan bagaimanan operator 110 menerima laporan masyarakat kemudian direspon dengan meneruskan laporan tersebut kepada fungsi terkait, dalam hal tindak pidana penjambretan langsung dikerahkan Resmob Satreskrim bersama Sabhara dan fungsi terkait untuk datang langsung ke lokasi kejadian.
“Layanan aplikasi call center 110 ini, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melaporkan kejadian, baik tindak pidana kriminal maupun kecelakaan lalu lintas, serta informasi kepada Kepolisian. Layanan ini beroperasi 24 jam berikut petugas yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat ,“ jelasnya.
Layanan Call Center 110 terhubung langsung ke Polda Jatim dan Mabes Polri sehingga diharapkan masyarakat tidak menyalahgunakan layanan ini untuk iseng karena setiap telpon yang masuk sudah terlacak di GPS yang ada di dashboard komputer di masing-masing Polres. (her/ed2)
















