Jember
Sekda Arief Pimpin Pelaksanaan Observasi Alpukat Pameling untuk Kerja Sama Pemkab Jember

Memontum Jember – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Arief Tyahyono, mewakili Bupati Jember H Hendy Siswanto, melakukan observasi dan mengamati Alpukat Pameling di Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu (28/05/2023) tadi. Turut menyertai peninjauan itu, kepala OPD terkait dan stakeholder serta tim yang sebelumnya terlibat pertemuan dan diskusi.
“Budidaya Alpukat Pameling ini mudah dan tidak terlalu susah untuk perawatannya. Bahkan, juga jarang hama yang menyerang. Pupuk yang diberikan, bisa dari kotoran kambing. Sehingga, mudah dicari dan mengolah menjadi pupuk oraganik, yang dibutuhkan dalam budidaya Alpukat Pameling,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Imam Sudarmaji.
Baca juga :
- Konsumsi Beras Naik 25 Persen, Dispangtan Kota Malang Pastikan Stok Aman hingga 10 Bulan
- Program Nasional Aksi Guyur Cabai di Kota Malang Mampu Tekan Harga hingga di Angka Rp 70 Ribu
- Ramadan Jadi Momen Berkah Usaha UMKM Cempaka Cookies Kota Malang
- HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru
- Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan
Alpukat Pameling ini, imbuhnya, akan menjadi buah emas di Jember. Bahkan, juga bisa menjadi salah satu komoditas di Jember. Maka dari itu, konsep penanaman dan pemeliharaan Alpukat Pameling, harus benar-benar dikaji untuk meminimalisir kesalahan dalam proses.
Dalam kesempatan itu, juga diketahui bahwa Agroklimat Jember, juga hampir sama dengan yang ada di lokasi pengembangan di Desa Tambaksari. Karenanya, sangat cocok untuk ditanami Alpukat Pameling.
“Ketinggian Jember yang bervariatif, ini juga salah satu elemen yang mendukung untuk penanaman dan Pengambangan,” imbuhnya. (kom/rio/gie)
















